Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dinas Pendidikan DKI Siapkan Skema Belajar Campuran

Persiapkan belajar tatap muka TA 2020/2021, Pemprov DKI siapkan blended learning, kombinasi belajar di sekolah dan di rumah.

Dinas Pendidikan DKI Siapkan Skema Belajar Campuran
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Siswa SMK PGRI 13 Surabaya melakukan simulasi belajar-mengajar pada era new normal yang digelar pihak sekolah, di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17/6/2020). Simulasi digelar agar siswa paham dan tahu proses belajar-mengajar saat new normal dan nanti saat diperbolehkan belajar-mengajar secara tatap muka. Proses belajar-mengajar secara tatap muka saat new normal memperhatikan dengan ketat protokol kesehatan, di antaranya harus cuci tangan, penggunaan hand sanitizer, dan diperiksa suhu tubuhnya sebelum masuk kelas, serta penggunaan face shield (pelindung wajah) baik untuk siswa maupun guru. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan memutuskan tetap melanjutkan sistem belajar dari rumah pada semester genap Tahun Ajar (TA) 2020/2021.

Kendati begitu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengatakan pihaknya sudah melakukan persiapan belajar tatap muka, dengan cara blended learning.

Yakni, kombinasi antara belajar tatap muka di sekolah dan belajar dari rumah.

Baca juga: Kemendikbud: Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Dilakukan Secara Berjenjang

Atas hal itu, Dinas Pendidikan menyiapkan laman Siap Belajar.

Laman ini digunakan sebagai asesmen sekolah - sekolah di DKI Jakarta.

"Proses ini telah kami lakukan sejak lama. Kami juga selalu berkoordinasi dengan banyak pihak," kata Nahdiana dalam keterangannya, Sabtu (1/1/2021).

Tujuan pembuatan laman Siap Belajar yaitu untuk mengukur kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan kegiatan belajar tatap muka. 

Baca juga: Kegiatan Belajar Mengajar Semester Genap 2020/2021 di Depok Tetap Digelar Secara Virtual

Setiap poin penilaian memiliki kriteria sesuai standar kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor 1130 Tahun 2020, serta pedoman yang dikeluarkan oleh UNESCO dan OECD.

Hasil asesmen itu nantinya akan dijadikan dasar bagi Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk menentukan sekolah mana yang siap dan bisa melaksanakan pembelajaran campuran atau blended learning.

Sekolah yang memenuhi kriteria asesmen akan menjadi sekolah model dalam pelaksanaan blended learning di wilayah Jakarta.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas