Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

JAAN Angkat Bicara soal Video Selebgram Beli Bayi Monyet: Sangat Tidak Etis

Founder Animal Aid Network (JAAN), Femke den Haas angkat bicara soal video seorang selebgram membeli bayi monyet yang viral.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in JAAN Angkat Bicara soal Video Selebgram Beli Bayi Monyet: Sangat Tidak Etis
Kolase Tribunnews.com (Dok.JAAN dan Instagram.com/lets.talkandenjoy)
Dede saat mendapat perawatan di tim JAAN (kiri) dan video selebgram beli bayi monyet yang viral (kiri) - JAAN Angkat Bicara soal Video Selebgram Beli Bayi Monyet: Sangat Tidak Etis 

Dede Diserahkan ke JAAN

Setelah timbul pro-kontra, Nahda kemudian mengubungi JAAN dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta untuk menyerahkan Dede ke tangan yang lebih tepat.

"Alhamdulillah berkat bantuan temen-temen saya bisa berkontak langsung dengan ketua JAAN via telepon pada hari itu juga"

"Pada pagi hari, 7 Januari 2021 saya berangkat ke BKSDA Jakarta untuk menyerahkan Dede," imbuh Nahda.

Baca juga: Viral Video Pria Pamerkan Alat Kelamin di Karawang, Pelaku Langsung Kabur Setelah Diteriaki Korban

Baca juga: Viral Video Uang Rp 15 Juta Hancur Dimakan Rayap, Sudah Disimpan Setahun Lebih di Bawah Kasur

Baca juga: VIRAL Video Klinik Dokter Anak di Yogya Mirip Kastil, Pengunggah: Ada Gazebo dan Menara Rapunzel

Nahda mengaku mendapat dukungan atas tindakannya menyerahkan Dede ke pihak berwenang.

Meskipun demikian, ia tetap menyayangkan ada akun-akun instagram lainnya yang masih mengunggah ulang videonya.

Sehingga memunculkan kembali pro-kontra hingga tuduhan yang dilayangkan ke Nahda lewat kolom komentar di media sosial miliknya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Untuk komentar negatif, saya tidak terlalu bawa serius karena masalah ini sudah selesai dan Dede telah diserahkan ke pusat perlindungan satwa," tegas Nahda.

Nahda berjanji, terkait videonya yang viral, akan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran.

Utamanya untuk tidak mudah tergiur untuk memelihara satwa liar seperti bayi monyet.

Karena dengan membeli bayi monyet secara tidak langsung mendukung perburuan satwa.

"Jadikan hal ini sebagai pelajaran untuk teman-teman semua ya. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih banyak," tutup Nahda.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas