Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hari Pers Nasional 2021

Agum Gumelar Dukung Pemberian Vaksin pada Wartawan yang Bertugas di Garda Depan

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 memperoleh apresiasi dari berbagai pihak. Baik institusi dan perorangan.

Agum Gumelar Dukung Pemberian Vaksin pada Wartawan yang Bertugas di Garda Depan
dok pribadi
Agum Gumelar 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 memperoleh apresiasi dari berbagai pihak. Baik institusi dan perorangan.

Tak terkecuali Ketua Umum Pepabri dan IKAL-Lemhannas, Jenderal TNI ( Purn) Agum Gumelar.

Agum Gumelar, mantan Menko Polhukam dan Menteri Perhubungan itu, juga mendukung upaya pemberian vaksin kepada kalangan wartawan.

Menurut Agum Gumelar, para wartawan perlu mendapat prioritas vaksin Covid 19.

"Karena wartawan bertugas di garda depan dalam menyampaikan informasi pada masyarakat," ungkapnya dalam dialognya dengan Pro-3 RRI, bertepatan dengan peringatan HPN, Selasa (9/2/2021) siang.

Menyambut HPN 2021, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melalui PWI Peduli mendapatkan 500 vaksin untuk kalangan media.

Dewan Pers kemudian mendapatkan tambahan 17.800 vaksin.

Hal itu kemudian juga disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam sambutan resminya pada puncak peringatan HPN 2021 di Istana Negara, Selasa pagi. Menurut Presiden Jokowi, vaksinasi untuk kalangan wartawan dilaksanakan akhir Februari dan Maret mendatang.

Pada kesempatan terpisah, Agum Gumelar mengapresiasi pemberian vaksin untuk wartawan ini.

Dalam dialog yang disiarkan langsung dan direlay 80 stasiun RRI se Indonesia, pukuL 12.15 - 12.45 WIB itu, Ketum DPP Pepabri dan IKAL- Lemhannas tersebut mengingatkan bahwa tugas wartawan cukup berat dalam menyampaikan Berita yang benar dan mencerahkan di tengah-tengah kebebasan yang teramat bebas sekarang ini.

"Kebebasan mestinya harus dapat kita nikmati bersama, artinya kebebasan harus di manage dengan baik, sehingga mampu menciptakan kondisi dinamis dan kondusif bagi kehidupan demokrasi Indonesia," tutur Agum Gumelar.

Dalam kesempatan itu, Agum juga menjawab pertanyaan warga dari berbagai daerah di antaranya Situbondo, Tarakan, Depok, Klaten dan Lombok NTB.

Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas