Manfaatkan Moment Berduka, TNI Gadungan Gasak Laptop dan Tablet Milik Sahara saat Acara Tahlilan
Sahara jadi korban penipuan TNI Gadungan bernama Geri yang mengaku bertugas di Monas, pelaku menggasak tablet dan laptop korban saat acara tahlilan.
Editor: Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penipuan dengan modus berpura-pura jadi anggota TNI kembali terjadi.
Kali ini menimpa Sahara, warga RT 10/RW 07, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Satu unit laptop dan tablet miliknya digondol pria bernama Geri yang mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Darat (AD) berpangkat Tamtama.
"Dia ngakunya TNI AD, kerja di Monas. Tapi aku lupa Monasnya di mana, bilangnya sih bagian administrasi negara," kata Sahara di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (11/2/2021).
Baca juga: Kronologi Pasutri Jadi Korban Penipuan Manajer Citilink Gadungan, Modus Dijanjikan Kerja Sistem WFH
Sahara yang merupakan seorang perawat awalnya mengenal Geri lewat satu aplikasi jejaring media sosial pada bulan September 2020 lalu.
Komunikasi mereka makin intens kala ibu Sahara meninggal dunia beberapa waktu lalu, pelaku memanfaatkan kondisi Sahara yang sedang berduka.
"Dia sampai benar-benar kayak ngasih pengarahan, penjelasan. Sudah ikhlasin aja, kan kemarin benar-benar terpuruk banget, kayak hancur dunia," ujarnya.
Modus menenangkan Sahara yang sedang berduka ini digunakannya saat beraksi menggasak satu unit laptop dan tablet dari rumah korban pada pekan lalu.
Baca juga: Aksi Paspampres Gadungan Tipu Korbannya, Modus Pura-pura Beli dan Tes Motor, Lalu Kabur Tancap Gas
Kala keluarga Sahara mengadakan tahlilan di rumahnya, pelaku datang berpura-pura ikut menyampaikan dukacita lalu menggasak laptop dan tablet.
"Saat aku lagi terpuruk, lagi berduka, dia tega ngambil barang. Memang pas tahlilan itu dia sempat basa-basi menanyakan harga tablet ke adik saya," tuturnya.
Ketika mendapati laptop dan tablet miliknya raib dari rumah, Sahara menyebut memang tak langsung mencurigai bahwa Geri merupakan pelaku pencurian.
Kecurigaannya muncul karena tak lama setelah kejadian nomor handphonenya di-block pelaku, kecurigaan Sahara terbukti saat menelusuri keberadaan tabletnya.
"Jadi pas tabletnya dilacak ketemu lokasinya di Jatiwaringin, langsung saya kejar ke lokasi sama adik saya. Di sana saya ketemu dia (pelaku) lagi mau menjual tablet di satu konter," lanjut Sahara.
Baca juga: Janji TNI Gadungan di Sukabumi pada Calon Istri, Datangkan Nikita Mirzani Saat Lamaran
Nahas saat hendak ditangkap pelaku berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor, hanya tablet milik adiknya yang berhasil diambil.
Tablet tersebut berhasil diambil kembali karena sebelum transaksi beres, Geri yang diduga anggota TNI gadungan lebih dulu kabur meninggalkan konter.
Beruntung sebelum kabur adik Sahara sempat memvideokan pelaku, dalam video tersorot wajah Geri yang diharapkan membantu polisi saat penyelidikan.
"Sepertinya dia ini anggota TNI gadungan, karena selama saya kenal dia enggak pernah menunujukkan kartu tanda anggota. Hanya pakai kaos loreng saja, bukan pakaian dinas," sambung Sahara.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pria Mengaku Anggota TNI Gasak Laptop dan Tablet Perawat di Cakung,
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.