Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pentolan Geng Motor Enjoi MBR yang Bacok Polisi: Pernah Masuk Pesantren, Minum Miras Biar Berani

Dalam waktu satu hari, pentolan geng motor Enjoi MBR yang bacok anggota Polsek Menteng Aiptu Dwi Handoko berhasil diringkus, ini pengakuannnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pentolan Geng Motor Enjoi MBR yang Bacok Polisi: Pernah Masuk Pesantren, Minum Miras Biar Berani
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Polres Metro Jakarta Pusat merilis kasus geng motor yang melukai anggota Polsek Metro Menteng, Kamis (4/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi telah mengamankan pelaku yang membacok anggota Polsek Metro Menteng, pada Rabu (3/3/2021).

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Iverson Manossoh, mengatakan ada dua pelaku berinisial LO (21 tahun) dan RD (22 tahun).

"Sudah diamankan, mereka pemimpin geng motor 'Enjoi MBR' dari Jakarta Utara," kata Iverson, saat dikonfirmasi, Rabu (3/3/2021).

Pentolan Geng Motor Enjoi MBR Pernah 7 Tahun di Pesantren

RD (22 tahun), menjadi pelaku pembacokan Aiptu Dwi Handoko di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, beberapa hari lalu.

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Iverson Manossoh, mengatakan RD merupakan pimpinan geng motor 'Enjoi MBR' dari Jakarta Utara.

Setelah diperiksa, RA memiliki riwayat pendidikan di sekolah agama.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dia pernah sekolah di pesantren tujuh tahun lalu," kata Iverson, saat konferensi pers, di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (4/3/2021).

Polres Metro Jakarta Pusat merilis kasus geng motor yang melukai anggota Polsek Metro Menteng, Kamis (4/3/2021).
Polres Metro Jakarta Pusat merilis kasus geng motor yang melukai anggota Polsek Metro Menteng, Kamis (4/3/2021). (TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat)

Sebelum Beraksi Sempat Tenggak Miras

RA diamankan polisi bersama rekannya, LO (21 tahun).

Iverson mengatakan, mereka minum minuman keras (miras) sebelum melakukan aksi.

"Sebelum melancarkan aksinya, kedua pelaku mengkonsumsi miras biar berani," ucap Iverson.

Polisi pun telah mengamankan barang bukti berupa senjata tajam, ponsel, dan sepeda motor.

Ilustrasi geng motor
Ilustrasi geng motor (Wartakotalive.com)

Iverson menjelaskan, RD menjadi otak penyerangan kepada anggota polisi tersebut.

"RD juga yang membacok anggota kami," tambah Iverson.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas