Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kerumunan Massa di Acara Rizieq Shihab

Menantu Rizieq Shihab Cecar Pertanyaan ke Bima Arya Soal RS UMMI

Hanif Alatas menanyakan Bima Arya terkait atensi khusus yang dilakukan Satgas Covid-19 Kota Bogor terhadap keberadaan Rizieq Shihab di Rumah Sakit (RS

Menantu Rizieq Shihab Cecar Pertanyaan ke Bima Arya Soal RS UMMI
TribunJakarta/Bima Putra
Tayangan proses sidang kasus tes swab Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021). 

"Berdasarkan penelusuran kami, pernyataan itu disampaikan saudara saksi. Bukannya kalau warga tau jadi mancing kerumunan dan langgar prokes?," tanya Hanif kembali kepada Bima.

"Justru kami dari awaln umumkan ke publik untuk mencegah itu (kerumunan)," jawab Bima.

Kendati demikian kata Hanif, perilaku tersebut malah bertolak belakang yang di mana membuat para warga mendatangi RS UMMI.

Bahkan katanya, pada keesokan hari Rizieq dirawat yakni pada Jumat 27 November 2020, banyak karangan bunga yang dikirimkan warga ke RS UMMI.

"Artinya tujuan saudara baik agar tak terjadi kerumunan. Tapi yang saudara lakukan justru menimbulkan potensi kerumunan. Faktanya justru pengumuman saudara menjmbulkan potensinkeruminan atau tidak," katanya.

Lanjut Bima Arya menyikapi, dengan mengatakan bahwa kapasitasnya sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor penting baginya untuk menyampaikan secara jelas keberadaan Rizieq di RS UMMI.

Hal itu dilakukan agar tidak ada unsur menutupi segala hal yang terjadi kepada publik.

"Jadi sebagai ketua satgas, wajib saya menyampaikan sesuatu secara jelas dengan keberadaan beliau di RS UMMI. Gak mungkin ditutupi. Saya yakin soal cegah kerumunan itu bisa dikoordinasiakan," tukas Bima.

Sebelumnya, Bima meminta adanya atensi khusus kepada Direktur Utama RS UMMI Andi Tatat dalam menangani kedatangan Rizieq Shihab.

Pasalnya kata dia, Rizieq Shihab merupakan ulama yang memiliki banyak pengikut, hal tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumunan di RS UMMI.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas