Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kronologi Perang Sarung Berujung Maut di Kelapa Dua Tangerang 

Janjian perang sarung, pemuda di Tangerang tewas bukan karena hantaman sarung tapi karena sabetan celurit.

Kronologi Perang Sarung Berujung Maut di Kelapa Dua Tangerang 
net
Ilustrasi Mayat 

TRIBUNNEWS.COM, KELAPA DUA - Perang sarung maut terjadi di bilangan Kampung Gerubug, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa dua, Kabupaten Tangerang,  sekira pukul 03.00 WIB Minggu (18/4/2021).

Seorang pemuda inisial FH (25) tewas meregang nyawa.

Bukan karena hantaman sarung melainkan sabetan celurit.

Baca juga: Polisi Amankan 40 Remaja Terlibat Perang Sarung di Cileungsi

Kapolsek Kelapa Dua, AKP Fredy Yudha menjelaskan kronologi kasus tersebut.

Bermula dari saling tantang perang sarung antara dua kelompok dari wilayah kampung yang berbeda.

Kelompok pelaku dari Kampung Binong, Kecamatan Curug bernama Enjoy 64 Binong, sedangkan kelompok korban berasal dari Kampung Bonang, Kecamatan Kelapa Dua bernama Gabores.

Saat tantangan ditunaikan, kedua kelompok bertemu. 

Namun, Gabores kalah jumlah dari Enjoy 64 Binong.

Perang sarung itu seperti hanya kedok, karena kedua kelompok membawa senjata tajam.

"Kemudian ketika perang sarung tersebut terjadi kelompok dari korban Gabores kalah jumlah sehingga mereka lari menyelamatkan diri," ujar Fredy dalam keterangan resminya, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Titik Terang Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok

Halaman
12
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas