Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cegah Penumpukan Penumpang Terulang, Stasiun Tanah Abang Kurangi Jam Operasional Mulai Senin Besok

Kerumunan pengguna transportasi KRL dalam dua hari terakhir jelang idul fitri di Pasar Tanah Abang, berimbas pada pengurangan

Cegah Penumpukan Penumpang Terulang, Stasiun Tanah Abang Kurangi Jam Operasional Mulai Senin Besok
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Foto udara memperlihatkan suasana kawasan Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2021). Stasiun Tanah Abang kini terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti Jaklingko, ojek online, dan Bus TransJakarta. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kerumunan pengguna transportasi KRL dalam dua hari terakhir jelang idul fitri di Pasar Tanah Abang, berimbas pada pengurangan jam operasional Stasiun Tanah Abang.

Atas kejadian itu, Mulai Senin 3 Mei 2021 Stasiun Tanah Abang Tidak Melayani Naik Turun Pengguna pada Pukul 15:00 - 19:00 WIB. Situasi Stasiun Tanah Abang mendadak ramai pada Sabtu (2/5) dan Minggu (2/5) oleh penumpang yang hendak berbelanja di pusat grosir terbesar di Asia Tenggara itu.

Sebagaimana Sabtu kemarin, situasi Stasiun Tanah Abang ramai didatangi ribuan para pengguna KRL musiman yang hendak menuju dan dari Pasar Tanah Abang. KAI Commuter mencatat penguna KRL yang masuk di Stasiun Tanah Abang untuk mengggunakan KRL hingga pukul 17.00 WIB tercatat 37.349 pengguna.

Baca juga: Jumlah Penumpang KRL Turun 7,1 Persen di Bulan Ramadan

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dari adanya kepadatan di kawasan Tanah Abang menjelang masa larangan mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri, mulai Senin 3 Mei 2021 Stasiun Tanah Abang Tidak Melayani Naik Turun Pengguna KRL pada Pukul 15:00 - 19:00 WIB.

Kebijakan ini diambil usai kunjungan dari Gubernur DKI Jakarta, Kapolda Metro Jaya, dan Pangdam Jaya ke kawasan Tanah Abang pada Minggu 2 Mei 2021. Para pihak tersebut bersepakat untuk mempertimbangkan potensi kepadatan masyarakat yang hendak kembali ke daerah asalnya menggunakan KRL Commuter Line usai beraktivitas di kawasan Tanah Abang, maka pada sore hari Stasiun Tanah Abang sementara tidak melayani naik turun pengguna KRL.

Baca juga: Pohon Tumbang, KRL Lintas Tanah Abang-Sudimara Stop Beroperasi

Atas kebijakan tersebut maka mulai Senin 3 Mei 2021 setiap pukul 15:00 - 19:00 layanan pengguna KRL berjalan sebagaimana keterangan resmi KAI Commuter yang diterima Tribunnews.com, Minggu (2/5/2021):

1. KRL Lintas Rangkasbitung / Parungpanjang / Serpong - Tanahabang PP perjalannya hanya sampai dan berawal dari Stasiun Palmerah.

2. KRL Lintas Bogor / Depok / Nambo - Angke/ Jatinegara PP tidak berhenti di Stasiun Tanah Abang. Pengguna di lintas tersebut tetap dapat naik/turun menggunakan alternatif Stasiun Karet, Stasiun Duri, dan Stasiun Angke.

Baca juga: KRL Siap Jadi Angkutan Massal Perkotaan di Masa Depan

Sementara untuk jadwal KRL diluar waktu-waktu dan lintasan KRL tersebut, layanan KRL Commuter tetap berlangsung normal sebagaimana biasa.

Pengumuman juga disampaikan di seluruh stasiun rangkaian KRL

Sebagai sosialisasi, KAI Commuter akan mengumumkan perubahan jadwal ini di seluruh stasiun dan rangkaian KRL. Di stasiun-stasiun yang menjadi alternatif pengguna untuk naik/turun, KAI Commuter selanjutnya juga akan menambah jumlah petugas sebagai antisipasi peningkatan jumlah pengguna.

Baca juga: Gantikan Prameks, Ini Capaian Penumpang KRL Solo-Jogja

Evaluasi juga akan terus dilakukan berkala mengenai perubahan layanan ini. Saat masa pandemi ini, KAI Commuter tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku, mulai dari penerapan penggunaan masker kain 3 lapis atau masker kesehatan hingga penerapan jaga jarak antar pengguna baik di area stasiun maupun di dalam perjalanan KRL.

Untuk pemenuhan jaga jarak aman sesama pengguna, KAI Commuter melakukan penyekatan pengguna KRL yang akan masuk ke area Stasiun. Dalam menjalankan protokol kesehatan, pengguna KRL juga wajib mengikuti pengukuran suhu tubuh dan dihimbau mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik KRL.

Ikuti kami di
Penulis: Fandi Permana
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas