Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2021

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Kemenhub Minta Ada Penambahan Alat Rapid Antigen di Terminal Bus

Ditjen Hubdat memprediksi akan adanya lonjakan pemudik dalam waktu dekat di beberapa terminal bus

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Kemenhub Minta Ada Penambahan Alat Rapid Antigen di Terminal Bus
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Para pemudik menunggu kedatangan bus yang akan membawa mereka pulang menuju kampung halaman di terminal bayangan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Senin(3/5/2021). Walaupun memerintah melarang mudik Lebaran 2021, arus penumpang yang ingin mudik melalui tempat tersebut terlihat mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) memprediksi akan adanya lonjakan pemudik dalam waktu dekat di beberapa terminal bus termasuk Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi mengatakan, lonjakan penumpang itu diyakini akan terjadi pada Rabu (5/5/2021).

Hal itu didasari mengingat adanya pelarangan mudik lebaran 1442 H yang ditentukan pemerintah pada 6-17 Mei 2021.

Baca juga: Ada Larangan Mudik, Pelni Alihfungsikan 26 Kapal Penumpang Angkut Obat-Obatan

"Korlantas sudah mempertimbangkan puncaknya masyarakat yang sebelum peniadaan itu akan melakukan perjalanan tanggal 5 Mei," ucapnya kepada awak media di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Selasa (4/5/2021).

Dengan begitu kata Budi, pihaknya berharap ada koordinasi antara Satgas Covid-19 dengan pihak terminal untuk menambah alat swab antigen.

Baca juga: Kemenhub: Masih ada 3.000 Unit Bus yang Beroperasi Selama Larangan Mudik Lebaran 2021

Sebab kata dia, persyaratan yang menjadi wajib para masyarakat untuk melakukan perjalanan di masa pandemi Covid-19 saat ini adalah dengan bukti hasil negatif tes swab antigen atau Ge-Nose.

"Saya kordinasi dengan Satgas, mudah-mudahan besok ada tambahan rapid tes antigen sehingga, bisa lebih banyak masyarakat yang melakukan perjalanan dengan menggunakan pengetesan itu," tuturnya.

Sebelumnya, Ditjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kemenhub telah menerbitkan stiker khusus untuk armada transportasi Perusahaan Otobus (PO) Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP).

Stiker khusus itu ditempelkan di depan kaca bus agar tetap bisa mengangkut penumpang selama masa pelarangan mudik lebaran 6-17 Mei 2021.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas