Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lebaran 2021

Kunjungan ke TMII Masih Tinggi, Pengelola Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Adi meminta masyarakat yang tidak merasa dalam kondisi sehat, sebaiknya mengurungkan niatnya untuk vakansi.

Kunjungan ke TMII Masih Tinggi, Pengelola Minta Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
Tribunnews/Jeprima
Suasana di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (8/4/2021). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno mengumumkan bahwa pengelolaan TMII resmi berpindah kepada Kemensetneg sejak 1 April 2021 dan akan melakukan penataan sebagaimana yang telah dilakukan pada kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan Kemayoran. Kawasan seluas 1.467.704 meter persegi atau 146,7 hektare lebih ini berdasarkan evaluasi dari Kemensetneg dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada 2018, TMII ditaksir memiliki nilai sebesar Rp 20 triliun. Seperti diketahui, pengelolaan TMII sudah hampir 44 tahun dikelola oleh Yayasan Harapan Kita milik keluarga Cendana. Istri Presiden ke-2 RI Soeharto yaitu Siti Hartinah atau dikenal dengan Tien Soeharto menyampaikan gagasan pembangunan miniatur Indonesia pada rapat pengurus Yayasan Harapan Kita (YHK) di Jalan Cendana Nomor 8, Jakarta Pusat, pada 13 Maret Tahun 1970. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Bagian Humas Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Adi Widodo mengungkapkan minat masyarakat mengunjungi TMII masih tinggi.

Menurut Adi, kunjungan ke TMII masih tinggi di tengah pengetatan aturan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Ini suatu awal yang bagus menunjukkan bahwa minat kunjungan ke TMII masih tinggi mengingat adanya beberapa pengetatan aturan di mana-mana," ucap Adi kepada wartawan, Jumat (14/5/2021).

Meski begitu, Adi meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan saat berwisata ke TMII.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kawasan TMII.

"Kami berharap bahwa masyarakat yang ingin ke TMII mematuhi prokes yang telah ditetapkan demi kebaikan bersama," ujar Adi.

Selain itu, masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kesehatannya ketika hendak memutuskan untuk berwisata.

Baca juga: Pengunjung TMII di Hari Lebaran Capai 12.469 Orang 

Adi meminta masyarakat yang tidak merasa dalam kondisi sehat, sebaiknya mengurungkan niatnya untuk vakansi.

"Wajib memperhatikan kondisi kesehatan. Apabila ragu-ragu sebaiknya menunda rencana berwisata," ucap Adi.

Seperti diketahui, pengunjung TMII pada Hari Raya Idul Fitri mencapai 12.469 orang.

Data tersebut, berdasarkan catatan pintu masuk pengunjung TMII pada hari Kamis, 13 Mei 2021 per pukul 20.00 WIB.

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas