Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Antisipasi Penumpukan Penumpang KRL, BPTJ Sediakan Angkutan Bus Alternatif

Apabila tidak terdapat lonjakan, maka bus yang telah dipersiapkan juga tidak akan dioperasionalkan

Antisipasi Penumpukan Penumpang KRL, BPTJ Sediakan Angkutan Bus Alternatif
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Petugas melayani warga naik Bus TransJakarta secara gratis bagi para penumpang yang tidak bisa naik KRL dari Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (3/5/2021). Ada 5 jurusan angkutan gratis dari tanggal 3 hingga 12 April dimana KRL tidak sampai ke Stasiun Tanah Abang yaitu dari Stasiun Tanah Abang ke Stasiun Palmerah, ke Stasiun Karet, ke Stasiun Duri dan Stasiun Angke. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyiapkan angkutan alternatif bus untuk para penumpang Kereta Rel Listrik (KRL), yang beroperasi setiap pagi dan sore pada 15-16 Mei 2021.

Kepala BPTJ Polana Pramesti menyampaikan, kebijakan ini menyusul adanya konsentrasi penumpang KRL Jabodetabek pada jam tertentu dan membuat adanya kepadatan.

"Kita tidak bisa dipungkiri bahwa meskipun pergerakan di wilayah aglomerasi telah dibatasi selama libur Lebaran, tetapi masih banyak masyarakat Jabodetabek yang memutuskan untuk melakukan kegiatan bepergian menggunakan angkutan umum massal," kata Polana dalam keterangannya, Sabtu (15/5/2021).

Menurutnya, hal ini berdampak pada penumpang KRL yang didominasi oleh rombongan keluarga dan orang-orang yang dalam kesehariannya tidak menggunakan KRL.

Baca juga: Lion Air Genjot Angkutan Kargo Selama Periode Larangan Mudik

Polana juga menjelaskan, bus yang menjadi angkutan alternatif yang dipersiapkan untuk mendukung pemenuhan ketentuan jaga jarak hanya akan dioperasionalkan manakala terjadi lonjakan penumpang KRL yang berpotensi mengganggu penerapan protokol kesehatan.

"Sebaliknya apabila tidak terdapat lonjakan, maka bus yang telah dipersiapkan juga tidak akan dioperasionalkan," ucap Polana.

Adapun jadwal bus selengkapnya yang telah dipersiapkan sebagai berikut:

A. Untuk pagi hari pada hari Sabtu, 15 Mei 2021 dan Minggu, 16 Mei 2021, sekitar jam 08.30 WIB disediakan 8 (delapan) unit, masing-masing empat bus dari Stasiun Bekasi dan Stasiun Cikarang menuju Stasiun Manggarai, Stasiun Tebet, Stasiun Gondangdia dan Stasiun Juanda.

B. Untuk sore hari, pada hari Sabtu, 15 Mei 2021 dan Minggu, 16 Mei 2021, sekitar jam 15.30 WIB disediakan 8 (delapan) unit, masing-masing satu bus dari Stasiun Manggarai, Stasiun Tebet, Stasiun Gondangdia dan Stasiun Juanda dengan tujuan ke Stasiun Bekasi, dan Stasiun Cikarang.

C. Untuk sore hari, pada hari Sabtu, 15 Mei 2021 dan Minggu, 16 Mei 2021, sekitar jam  15.30 WIB disediakan 8 (delapan) unit masing-masing satu bus dari Stasiun Manggarai, Stasiun Tebet, Stasiun Gondangdia dan Stasiun Juanda dengan tujuan Stasiun Depok Lama dan Stasiun Bogor.

Ikuti kami di
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas