Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pria Diduga Melakukan Pembakaran Alquran Ditangkap, Komisi III Minta Warga Tak Terprovokasi

Andi berharap umat muslim tidak mudah terprovokasi dan dapat mempercayakan permasalahan ini kepada aparat penegak hukum yaitu kepolisian.

Pria Diduga Melakukan Pembakaran Alquran Ditangkap, Komisi III Minta Warga Tak Terprovokasi
DPR RI
Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi, mengapresiasi jajaran kepolisian Polda Metro Jaya yang cepat menangkap pelaku yang diduga melakukan pembakaran dan penghinaan kitab suci Alquran yang viral di media sosial.

"Kepolisian harus dapat mengungkap motif pelaku, terlebih pelaku meretas akun media sosial seseorang, jangan sampai hal ini dapat merusak rasa toleransi umat agama yang sudah terbangun cukup baik saat ini dan sengaja dimainkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab," kata Andi Rio kepada Tribunnews, Selasa (25/5/2021).

Politikus Partai Golkar itu berharap umat muslim khususnya di Indonesia tidak mudah terprovokasi dan dapat mempercayakan permasalahan ini kepada aparat penegak hukum yaitu kepolisian.

Selain itu, kepolisian diminta untuk terus melakukan komunikasi dan kordinasi kepada pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) untuk dapat segera menarik dan mencabut video viral yang telah beredar di media sosial.

"Mari percayakan kasus ini kepada aparat penegak hukum, masyarakat jangan mudah terprovokasi," ujarnya.

Baca juga: Puslitbang Kemenag Terjemahkan Al-Quran Lebih 20 Bahasa Daerah, Terbaru Bahasa Jambi dan Bengkulu

Lebih lanjut, Andi Rio meminta masyarakat untuk dapat berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial.

Jangan sampai media sosial digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat seperti menyebarkan hoaks dan adu domba.

"Mari bijak dalam menggunakan medsos, jadikan medsos sebagai penebar informasi yang positif," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi mengungkap video viral terkait seorang wanita diduga membakar Alquran di Kebayoran Lama, Jaksel.

Pelaku yang sebenarnya ditangkap polisi di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Pelaku ternyata seorang laki-laki.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah membenarkan soal penangkapan pelaku tersebut.

"Benar (telah ditangkap)," kata Azis dalam keterangan kepada wartawan, Senin (24/5/2021).

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas