Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pangdam Jaya: Animo Masyarakat yang Melakukan Vaksin Sangat Tinggi

Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulya Aji, MA evaluasi pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar di Gelora Boengkarno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat

Pangdam Jaya: Animo Masyarakat yang Melakukan Vaksin Sangat Tinggi
Dok. laraspost
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat melaksanakan video konfrensi dari GBK Senayan Jakarta menyampaikan kepada Pangdam Jaya di GBK Senayan Jakarta, Minggu (4/7/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulya Aji, MA melakukan evaluasi pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu-Minggu (3/07-4/07/2021).

Sebelum memberikan keterangan pers terlebih dahulu Mulya Aji menerima instruksi dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat melaksanakan video konfrensi dari GBK Senayan Jakarta.

Dalam pengarahannya, Panglima TNI menyampaikan kepada Pangdam Jaya apabila animo masyarakat untuk divaksinasi cukup tinggi, pelaksanaan vaksinasi dapat dilaksanakan setiap hari dengan berkoordinasi dengan pihak terkait dan pengelola GBK Senayan Jakarta.

"Dengan pelaksanaan vaksinasi setiap hari diharapkan 8,7 juta orang warga DKI Jakarta untuk menerima vaksin dapat tercapai," ujar Hadi Tjahjanto.

Sementara itu, Mulyo Aji menerangkan, melihat dua hari pelaksanaan vaksinasi massal di GBK Senayan Jakarta, animo masyarakat cukup tinggi.

"Namun demikian kami akan evaluasi pelaksanaan vaksinasi massal ini, setelah kita lihat dilokasi para tenaga kesehatan sangat kewalahan saat melayani masyarakat yang ingin divaksin, hal itu dikarenakan tenaga kesehatan sebagai vaksinator dan observator yang terbatas jumlahnya 400 orang," ujar Mulya Aji.

Para tenaga kesehatan  diakui Mulya Aji tidak punya waktu untuk beristirahat, mulai hari Senin sampai dengan hari Jumat mereka bekerja di instansi masing-masing dan kemudian untuk hari Sabtu dan Minggu, mereka juga melaksakan tugas sebagai tenaga kesehatan dan vaksinator di GBK Senayan Jakarta.

"Itulah kenapa kita harus evaluasi pelaksanaan vaksinasi massal di GBK Senayan," ungkap Mulya Aji.

DIkatakan Mulya Aji, peserta vaksin tidak harus warga DKI Jakarta saja yang dapat melaksanakan vaksin di GBK.

"Jadi boleh siapa saja mulai usia 12-17 tahun dan 18 tahun keatas dapat melaksanakan vaksin baik melalui aplikasi Jaki dan Walubi, yang sudah disiapkan secara Online, maupun datang sendiri membawa identitas diri seperti KTP dan Kartu Keluarga," jelas Mulya Aji.

Mulya Aji juga menyinggung bahwa Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad RSDC-19 di Wisma Atlet-Kemayoran dan sudah menyiapkan Tower 4 di rusun Nagrag dan Satu Tower di rusun Pasar Rumput untuk Pasien Covid-19 Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Harapan saya, pelaksanaan vaksinasi bertahap kami evaluasi apakah cara ini yang diutamakan atau kita bergeser pada wilayah-wilayah, mobilitas ini kita gunakan untuk memperhatikan daerah-daerah yang zona merah dan mereka yang pada hari Sabtu dan Minggu mereka bekerja," papar Mulya Aji.

Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas