Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Alumni Tulis 'Catatan Kegelisahan' untuk Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Alumni merumuskan beberapa usulan kepada pihak UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk berkontribusi lebih dalam penanganan pandemi Covid-19.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Alumni Tulis 'Catatan Kegelisahan' untuk Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Sehingga setidaknya ada empat poin kontribusi yang sementara ini Kongkow Ciputat sepakati untuk diusulkan kepada pemegang kebijakan di kampus:

1. Menyediakan ruang untuk memfasilitasi pasien isolasi mandiri.

UIN Jakarta memiliki Wisma Syahida, Wisma Kopertais, Asrama Mahasiswa yang kemungkinan besar saat ini juga lebih banyak tidak digunakan karena dampak pandemi.

Alangkah lebih baik jika pihak kampus melakukan koordinasi dan lobby kepada pihak Pemkot Tangerang Selatan untuk
menggunakan salah satu fasilitas yang dimiliki menjadi ruang isolasi mandiri.

Terlebih, UIN juga memiliki tenaga kesehatan (Rumah Sakit) dan memungkinkan untuk memberdayakan dosen/mahasiswa kedokteran untuk terlibat memastikan proses isolasi mandiri yang terkontrol dan terstandar.

2. Memfasilitasi Vaksinasi gratis untuk warga.

Pemerintah pusat sudah sangat berkomitmen untuk mengejar seluas-luasnya jangkauan program vaksinasi. Tentu ini membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk melaksanakannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan infrastruktur, SDM, dan segala fasilitas yang dimiliki, UIN Jakarta sangat berkompeten untuk turut menjadi salah satu pelaksana vaksinasi.

Dengan banyaknya ruang kampus yang dimiliki, vaksinasi ini juga memungkinkan dilakukan di beberapa titik untuk mengurangi kerumunan.

3. Menginisiasi program pemberdayaan ekonomi warga sekitar.

Selain mahasiswa yang terdampak langsung sehingga kuliah dilaksanakan dengan daring, dampak langsung yang sedemikian terasa juga menimpa warga sekitar kampus: pedagang kecil, warung makan, pemilik kost, dan sebagainya.

Ada baiknya kampus juga memikirkan program emergency respons yang terintegrasi dengan orientasi pemberdayaan ekonomi warga sekitar, baik langsung maupun tidak langsung.

4. Membangun sense of crisis yang kuat.

Perlu kiranya UIN Jakarta menggerakkan seluruh saluran dan media komunikasi serta para tokoh, civitas akademika UIN dan alumni serta stakeholers lainnya untuk giat melakukan edukasi publik, kampanye taat protokol kesehatan, maupun advokasi dan masukan kepada pemerintah kota, provinsi maupun kementerian/lembaga terkait. Kita perlu mengajak kebersamaan, membangkitkan solidaritas, menguatkan kolaborasi dan sinergi dalam memerangi pandemi ini.

Jika sadar kita sedang perang, maka segala daya harus diupayakan. Jika tidak, korban makin banyak berjatuhan.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas