Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Viral Ibu Muda Asal Garut Terekam CCTV Buang Jasad Bayi di Bekasi, Berikut Cerita Lengkapnya

Kasus wanita buang mayat bayi di Jalan Bintara 9, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, mendadak viral.

Viral Ibu Muda Asal Garut Terekam CCTV Buang Jasad Bayi di Bekasi, Berikut Cerita Lengkapnya
Ig/ infobekasi.co/ tribunjakarta.com
Seorang wanita terekam CCTV membuang jasad bayi di Jalan Bintara 9, Bekasi Barat, Kota Bekasi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus wanita buang mayat bayi di Jalan Bintara 9, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, mendadak viral setelah rekaman CCTV-nya beredar di media sosial.

Wanita tersebut tampak tenang meletakan kantung plastik merah di depan mobil yang terpakir di sebelah kendaraan yang ditumpanginya.

Ketua RW setempat Abi Fika mengatakan, tempat kejadian perkara berapa di dekat SMK Bakti Mandiri, Jalan Bintara 9, RT2 RW5, Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

"Pertama yang menemukan satpam sekolah sekira jam 2 siang, melihat bungkusan mencurigakan," kata Abi Fika saat dikonfirmasi, Selasa (13/7/2021).

Warga sekitar kemudian berusaha mengecek isi bungkusan berwarna merah tersebut dan ternyata berisi jasad bayi yang sudah membusuk.

"Pas dibuka bungkusannya itu ternyata isinya mayat bayi, jam 2.15 (siang) langsung hubungi Polsek," ucapnya.

Abi menjelaskan, aksi buang bayi ternyata terekam CCTV sebuah sekolah.

Pelaku linglung

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Bekasi Kota Iptu Arfa, mengatakan, terduga pelaku ibu pembuang jasad bayi tersebut berinsial LA (30), warga Garut, Jawa Barat.

"Sementara pelaku mengaku sebelum melahirkan dia sudah kehilangan kontak sama pasangannya, enggak ada komunikasi sama sekali," kata Arfa, Rabu (14/7/2021).

Arfa belum dapat memastikan secara detail, apakah jasad bayi yang dibuang merupakan hasil hubungan terlarang antra sang ibu dan pasanganya.

Baca juga: KRONOLOGI Pemuda di Bekasi Tewas Dirampok, 2 Kotak Amal dan 1 HP Raib Digondol Pelaku

Bayi malang tersebut lanjut dia, diketahui sudah meninggal saat dilahirkan sekira dua atau tiga hari sebelum dibuang di pinggir jalan.

"Kalau keterangan pelaku lahirnya sekitar 2-3 hari lalu (sebelum dibuang), pas dibuang sudah dibungkus ke dalam kantung plastik," katanya.

Kepolisian masih mendalami motif dan tindakan LA tega membuang jasad bayinya sendiri di pinggir jalan.

"Masih linglung orangnya, kaya orang kebingungan ketika kita tanya-tanya, mungkin depresi tapi masih terus kita dalami, kami belum periksa secara medis," terang dia.

Kesakisan sopir travel

Belakangan diketahui bila pelaku membawa jasad bayi tersebut dari Garut ke Bekasi dengan menggunakan mobil travel.

Hal tersebut terungkap dari kesaksian Encang (30), sopir trevel yang membawa pelaku.

Menurut Encang, pelaku naik kendaraan yang dikemudikannya dari daerah Limbangan, Garut, Jawa Barat bersama sejumlah penumpang lain.

Encang merupakan sopit travel gelap, dia biasa mengantarkan penumpang dari Garut dengan tujuan Jabodetabek menggunakan kendaraan pribadi yang ia sewa dari rental.

"Kemarin saya jemput (pelaku) dari Limbangan Garut, bilangnya mau ke Tangerang jemput adeknya," kata Encang di Polsek Bekasi Kota saat ikut diamankan polisi.

Baca juga: Video Viral Wanita di Bekasi Tertangkap Basah Buang Mayat Bayinya, Ini Sederet Pengakuan Pelaku

Sebelum menuju Tangerang, dia sempat menurunkan penumpang salah satunya di daerah Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

"Saya anter dulu yang ke Cibarusah, nah itu kira-kira jam 6 (pagi) udah kecium bau busuk di dalem mobil," ungkapnya.

Selepas dari Cibarusah, Encang kembali melanjutkan perjalanan menuju Bintara, Kota Bekasi karena masih ada penumpang yang hendak turun di sana.

Ketika mencium bau busuk, Encang pada saat itu tidak berani bertanya ke penumpangnya.

Sebab, dia tidak tahu bungkusan milik penumpang mana yang kira-kira menimbulkan aroma tidak sedap.

"Bungkusan di belakang ada juga punya penumpang lain, cuma saya enggak tahu kalau itu isinya bayi enggak berani nanya (waktu itu)," jelasnya.

Baca juga: Pasangan Sesama Jenis di Bekasi Adu Jotos, Satu Diantaranya Meninggal

Sesampainya di Bintara, dia kemudian berhenti di tempat kejadian perkara.

Di sana, dia menurunkan penumpang, pelaku yang diketahui berinsial LA keluar dari dalam mobil sambil membawa bungkusan plastik warna merah.

Ia kemudian meletakkan bungkusan tersebut di pinggir jalan seperti adegan yang terlihat pada video viral rekaman CCTV.

Pada momen itu, Encang sejatinya bertanya kepada terduga pelaku, bungkusan apa yang dibuang.

Lalu LA menjawab bungkusan itu berisi ayam yang tadi sempat menimbulkan bau tidak sedap.

Baca juga: Dukung Percepatan Herd Immunity, 1.250 Vaksin Diberikan ke Masyarakat di Kabupaten Bekasi

"Saya tanya bawa apaan, terus dia bilang bawa ayam, lalu saya tanya lagi, kenapa enggak bilang dari semalam kalau bawa ayam," ucapnya.

LA yang sejatinya memiliki tujuan ke Tangerang sontak mengurungkan niatnya, dia malah ingin ikut kembali ke Garut.

Di Bintara, Encang tidak hanya menurunkan penumpang, sebagai angkutan travel dia juga menaikan penumpang lain dengan tujuan Subang.

"Nah pas di perjalanan penumpang saya yang saya jemput kasi tahu kalau di tempat saya berhenti tadi (di Bintara) ada penemuan bayi, langsung saya putar balik ke TKP ternyata sudah ramai orang," katanya. (Tribunjakarta.com/ Yusuf Bachtiar)

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Ibu Muda yang Viral Terekan CCTV Buang Bayi di Bintara Ternyata Ditinggal Kabur Pasangannya

Penulis: Adi Suhendi
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas