Tribun

Ajak Warga Afghanistan Mediasi, UNHCR Janji Tak Lagi Lakukan Diskriminasi terkait Penempatan Imigran

UNHCR memastikan tidak akan lagi melakukan diskriminasi waktu terhadap imigran afghanistan yang telah mengungsi bertahun-tahun

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Sanusi
Ajak Warga Afghanistan Mediasi, UNHCR Janji Tak Lagi Lakukan Diskriminasi terkait Penempatan Imigran
Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Ratusan imigran Afghanistan yang menggelar aksi di depan kantor UNHCR, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (24/8/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisariat Tinggi Urusan Pengungsi PBB (UNHCR) di Indonesia menerima perwakilan massa aksi yang merupakan para imigran asal Afghanistan, pada Selasa (24/8/2021) siang.

Kedua pihak melakukan mediasi setelah sebelumnya terjadi aksi unjuk rasa di depan kantor UNHCR yang sempat menimbulkan kericuhan.

Baca juga: Berharap Tuntutannya Diproses UNHCR, Imigran Afghanistan: Kami Ini Manusia, Kami Punya Kehidupan

Hasil mediasi itu, UNHCR memastikan tidak akan lagi melakukan diskriminasi waktu terhadap mereka yang telah mengungsi bertahun-tahun di Indonesia untuk ditempatkan di negara ketiga sebagai tempat tinggal permanen.

Hal itu diungkapkan langsung oleh, Hassan Ramazan Rateq, pengungsi sekaligus satu dari 12 perwakilan imigran Afganistan yang diterima UNHCR untuk mediasi.

"Mereka mengatakan tidak akan melakukan diskriminasi lagi, karena di masa lalu beberapa orang (yang menetap) dari 2017 lebih (dulu berangkat). (Sementara yang ) menetap dari 2011 hingga 2012 masih tinggal di sini," kata Hassan kepada awak media usai jalannya aksi.

Baca juga: Imigran Afghanistan Sebut UNHCR Hanya Beri Janji untuk Penempatan Mereka di Negara Ketiga

"Kami mendorong mereka untuk tidak melakukannya lagi. Mereka berjanji akan jujur ​​mereka akan mulai dari awal lagi," sambungnya.

Meski pernyataan UNHCR belum menjelaskan kepastian terkait waktu keberangkatan mereka ke negara ketiga, namun dirinya menilai mediasi siang tadi menghasilkan suatu hal positif.

Sebab kata dia, pihak UNHCR mendatang akan membuat grup diskusi bersama para imigran untuk membahas terkait keinginnya tersebut.

"Tapi sekarang, mereka mengatakan kita harus membuat grup dan kita akan berdiskusi dengan Anda, kami akan mendengarkan Anda, ini adalah masukan yang positif," ucapnya.

Baca juga: Usai Bubarkan Massa Aksi Imigran Afghanistan, Polisi Semprot Lokasi dengan Cairan Disinfektan

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas