Tribun

Formula E

Wagub Riza Tak Ingin Ikut Campur Proses Interpelasi Formula E di DPRD DKI

Riza menghormati semua masukan dan pendapat yang masuk. Dia juga tidak ingin ikut campur apalagi mengintervensi semua proses yang berjalan di DPRD DKI

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Dewi Agustina
Wagub Riza Tak Ingin Ikut Campur Proses Interpelasi Formula E di DPRD DKI
Tribunnews.com/Danang Triarmojo
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menganggap kiriman karangan bunga yang berisi dukungan pengajuan hak interpelasi Formula E adalah hal biasa di negara yang demokratis.

Diketahui sejumlah karangan bunga berjajar di depan halaman Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (2/9/2021).

Tulisannya, berisikan pesan dukungan hak interpelasi Formula E yang diajukan PDI-Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Ya nggak apa-apa, biasa kan, negara, ibu kota provinsi yang demokratis, semua punya kesempatan yang sama, ada yang setuju, juga ada yang menolak, ada yang mendukung dan ada yang tidak setuju," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/9/2021).

"Tapi semua sesuai aturan koridor hukum atau mekanisme yang ada. Kami hormati semua pendapat, masukan, silakan, semua ada mekanisme aturan," kata dia.

Kendati begitu Riza menghormati semua masukan dan pendapat yang masuk. Dia juga tidak ingin ikut campur apalagi mengintervensi semua proses yang berjalan di DPRD DKI.

"Kami tidak ingin mengintervensi atau mencampuri. Semua sesuai ketentuan, tentu juga banyak yang menolak dan sebagainya," tutur Riza.

Diberitakan sebelumnya karangan bunga membanjiri halaman Gedung DPRD DKI.

Baca juga: Karangan Bunga Banjiri Gedung DPRD DKI, Minta Kawal Uang Rakyat yang Dipakai Formula E

Isinya bertuliskan pesan dukungan terhadap interpelasi Formula E yang diajukan PDI-Perjuangan dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Berdasarkan pengamatan Tribunnews.com di lokasi, setidaknya ada 16 karangan bunga yang disandarkan di pagar bagian dalam Gedung DPRD DKI.

"KPK dan BPK sedang apa?," tulis salah satu karangan bunga yang mengatasnamakan Pemerhati Uang Rakyat DKI.

Bahkan ada sejumlah karangan bunga yang menyinggung pertemuan makan malam di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui saat itu Anies dan Riza mengundang 7 fraksi yang belum menyatakan sikap soal hak interpelasi Formula E.

"Terima kasih PSI dan PDI-P untuk Mengawasi Pemakaian Uang Rakyat," tulis karangan bunga mengatasnamakan Bukan 7 Teman Makan Malam.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas