Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menstimulasi Pelajar Berkarya dan Sebarkan Konten Positif di Kalangan Mereka Selama Masa Pandemi

Di Indonesia terdapat 175,4 juta pengguna internet melalui berbagai alat penunjang dengan durasi penggunaan harian mencapai 7 jam 59 menit

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Menstimulasi Pelajar Berkarya dan Sebarkan Konten Positif di Kalangan Mereka Selama Masa Pandemi
capture zoom meeting
Direktur Eksekutif ISYF, Alghi Mustika saat memberikan sambutan pada kegiatan Opening Ceremony ISYF Coaching Class (ICC) Volume 2 dengan tema “Achieve Well-being in The Digital Age” secara virtual pada Sabtu, 9 Oktober 2021. ICC Volume 2 Melibatkan 120 siswa SMA terpilih se- Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peran dunia digital dalam kehidupan manusia semakin hari kian meningkat.

Dalam laporan yang dirilis oleh We Are Social, per Januari 2020 jumlah pengguna internet di seluruh dunia meningkat tujuh persen menjadi 4,54 miliar dibandingkan Januari 2019.

Di Indonesia sendiri terdapat 175,4 juta pengguna internet melalui berbagai alat penunjang dengan durasi penggunaan harian mencapai 7 jam 59 menit.

Meningkatnya peran dunia digital tentu menimbulkan dampak positif dan negatif.

Dalam buku Gui, M., Fasoli, M. & Carradore, R., 2017, disebutkan bahwa penggunaan media digital yang berlebihan dapat mempengaruhi kualitas hidup manusia.

Kemampuan untuk mengatasi komunikasi yang berlebihan merupakan bidang baru dan secara eksplisit diidentifikasi sebagai keterampilan abad ke-21 karena hal ini menjadi bagian dari praktik pendidikan media.

Baca juga: Papua Siap Migrasi dari TV Analog Menuju TV Digital

Keterampilan kesejahteraan digital ini sangat penting untuk dimiliki oleh setiap pengguna media digital, khhususnya para pemuda.

Rekomendasi Untuk Anda

Melihat hal tersebut, ISYF mengangkat tema Achieve Well-being in The Digital Age pada gelaran ICC Volume 2 sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi para pemuda saat ini.

Melalui rangkaian kegiatan ICC Volume 2 ini, diharapkan dapat menstimulasi pelajar untuk berkarya dan menyebarkan konten positif di kalangan mereka serta menyuarakan produktivitas dan kreativitas selama masa pandemi.

“ICC Volume 2 ditargetkan dapat memvalidasi karya para peserta melalui portofolio dan sertifikasi. Membantu mereka memperbesar peluang untuk terjun menjadi profesional di bidangnya sedini mungkin, agar menjadi pelajar yang mandiri dan berdikari,” ujar Direktur Eksekutif ISYF, Alghi Mustika dalam keterangannya, Sabtu (9/10/2021).

Apa yang dilakukan ISYF ini, jata Alghi sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung penggunaan kanal digital guna menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

“Dalam banyak riset, Indonesia selalu menempati satu hingga lima teratas sebagai negara dengan pengguna media sosial terbanyak di dunia, dari data ini menunjukan bahwa kecakapan atau keterampilan digital sangat diperlukan dalam menghadapi era saat ini yang serba digital” ujar Kasubdit Peserta Didik Direktorat Pembelajaran SMA Kemendikbud Ristek, Dr. Juandanilsyah, SE., MA.

Baca juga: Gus Jazil Minta Santri Lebih Melek Digital, Sains, dan Teknologi

Penyelenggaraan ICC Volume 2 tahun 2021 memberikan empat kategori pelatihan yakni Product Photography, Creative Video, Content Writing, dan Brand Design Class. Peserta ICC Volume 2 berkesempatan mendapatkan pelatihan tidak hanya pada kemampuan teknis, namun juga kemampuan selling karya di era digital saat ini secara gratis.

Di akhir kegiatan peserta akan mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat Adobe Certified Professional dan Microsoft Office Specialist. Kelas pelatihan ini diisi oleh para mentor berpengalaman di digital content. Mentor yang mengisi kegiatan Coaching Class antara lain Rika Ekawati dan Silva Sandriani untuk kelas Photography. Kelas Content Writing diisi oleh Ilham Sadli dan Marantina Napitu. Kelas Creative Video diisi oleh Udd Sondakh dan Anjas Maradita. Kelas Brand Design diisi oleh Samuel Teddo dan Ayom Satrio.

ICC Volume 2 diikuti oleh 793 pendaftar dari 534 sekolah SMA di 32 provinsi. Dari 793 pendaftar, dua kelas pelatihan yang paling diminati siswa SMA adalah Content Writing sebanyak 241 pendaftar dan Brand Design 233 pendaftar. Kemudian diikuti oleh kelas Creative Video sebanyak 179 pendaftar dan Product Photography 140 pendaftar.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas