Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ganjil Genap

Jalan di Jakarta Sudah Banyak Macet, Ditlantas Polda Metro Jaya Wacanakan Tambah Ruas Ganjil-Genap

meningkatnya mobilitas masyarakat di Jakarta sehingga menyebabkan ruas jalan banyak yang sudah mulai macet.

Jalan di Jakarta Sudah Banyak Macet, Ditlantas Polda Metro Jaya Wacanakan Tambah Ruas Ganjil-Genap
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Petugas Polisi Lalulintas sedang melaksanalan pemeriksaan ganjil genap kendaraan yang masuk ke Jalan MH Thamrin dari Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (13/8/2021). Pembatasan dengan sistem ganjil genap ini berlaku mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB di berlakukan perpanjangan PPKM level 4. Hal ini bertujuan untuk mengurangi mobilisasi penumpang. Sepeda motorpun di larang melintas di Jalan Sudirman - MH Thamrin. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penurunan level PPKM semula dari 4 menjadi PPKM 3 turut diiringi pertumbuhan mobilitas masyarakat di Ibu Kota.

Hal itu terlihat dari makin meningkatnya mobilitas masyarakat di Jakarta sehingga menyebabkan ruas jalan banyak yang sudah mulai macet.

Pelonggaran aktivitas dan syarat bepergian dinilai menjadi pemicu kembalinya kemacetan di Jakarta.

Melihat hal itu, Direktorat Lalu Lintas Polda  Metro Jaya tengah mewacanakan untuk menambahkan daftar ruas jalan yang menggunakan skema ganjil genap.

Hal itu dilakukan untuk mengendalikan laju mobilitas masyarakat agar penumpukan kendaraan bisa diurai.

"Itu masih baru wacana, baru rencana. Jadi harus diakui bahwa situasi pelonggaran PPKM ini kan berdampak dengan meningkatnya mobilitas. Kalau mobilitas tidak terkontrol maka mau tak mau wacana penambahan ruas ganjil genap ini diambil," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono, saat dihubungi, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Jalan-jalan ke Puncak Bogor Sabtu dan Minggu Besok? Simak Dulu Pemberlakuan Jam Ganjil Genap

Argo mengatakan meski kemacetan sudah mulai melebar ke banyak ruas jalan, tiga ruas ganjil genap di Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, dan Jalan HR Rasuna Said masih terpantau landai.

Diakui pihaknya, kemacetan ruas jalan justru meningkat di jalan-jalan yang tidak memberlakukan sistem ganjil genap.

"Saat ini  masih ada tiga, ya mungkin kita lihat nanti kita harus berhitung dulu indeks mobilitas yang diperlukan gage itu dimana saja. Memang sudah mulai banyak peningkatan volume kendaraan di beberapa jalan," kata Argo.

Apabila penambahanan sistem ganjil genap diambil, Argo perlu berkoordinasi dengan beberapa pihak dalam memutuskan kebijakan ini. Pihaknya menegaskan semua aturan yang akan diambil masih menunggu masukan dari beberapa pihak dan tingkat indeks kepadatan kendaraan.

Baca juga: Ancol dan Taman Mini Mulai Dibuka, Jika Pelat Nomor Tak Sesuai Tanggal Ganjil Genap Diputar Balik

"Tentu akan melibatkan beberapa pihak. Kita akan meminta saran juga kepada Dinas Perhubungan (Dishub DKI) apakah perlu nambah dua atau tiga. Tergantung dari indeks kemacetannya, jadi bukan hanya karena visual tetapi karena memang lokasi disitu padat," imbuhnya.

Penulis: Fandi Permana
Editor: Wahyu Aji
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas