Tribun

Polisi Dibantu Warga Bubarkan Tawuran Remaja yang Tenteng Senjata Tajam dan Benda Tumpul di Ciracas

Tawuran yang melibatkan sekitar 10 remaja dan belum diketahui penyebabnya itu terjadi pada Rabu (2/2/2022) dini hari.

Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Polisi Dibantu Warga Bubarkan Tawuran Remaja yang Tenteng Senjata Tajam dan Benda Tumpul di Ciracas
Ilustrasi tawuran 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua kelompok remaja tawuran di Jembatan Malaka, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Mereka melengkapi diri dengan senjata tajam dan benda tumpul.

Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono mengatakan tawuran yang melibatkan sekitar 10 remaja dan belum diketahui penyebabnya itu terjadi pada Rabu (2/2/2022) dini hari.

"Tidak ada korban. Berhasil dibubarkan anggota dan dibantu warga. Anak-anak yang tawuran itu bukan dari lingkungan Cibubur maupun Kelapa Dua Wetan," kata Jupriono di Jakarta Timur, Rabu (2/2/2022).

Baca juga: Propam Usul Kapolri Perluas Kewenangannya agar Bisa Menindak Anggota yang Langgar Pidana

Baca juga: Kasus Pria di Bogor Acungkan Celurit ke Tukang Cukur Karena Model Rambut Tak Sesuai Dimediasi

Dari penyelidikan sementara jajaran Unit Reskrim Polsek Ciracas para remaja pelaku tawuran tersebut bukan warga Kecamatan Ciracas, namun belum bisa dipastikan asalnya.

Guna mengantisipasi kasus serupa jajaran Polsek Ciracas bakal meningkatkan patroli di lokasi dan waktu rawan, serta bekerja sama dengan pengurus lingkungan setempat untuk antisipasi.

"Kita sudah mapping (pemetaan) di Kecamatan Ciracas ini. Sudah kita mapping tempat-tempat yang rawan tawuran, tentu sudah kita plotting di jam-jam rawan untuk anggota," ujarnya.

Baca juga: Anies Tunggu Jawaban Menteri Luhut Soal Usulan PTM Dihentikan Sebulan ke Depan

Baca juga: Dalam 2 Minggu, Pasien Covid-19 di RSUD Kota Depok Naik 5 Kali Lipat, Ada Juga Bayi yang Terpapar

Baca juga: Temuan 222 Kasus Positif di 190 Sekolah, Dinkes DKI Tegaskan Tak Ada Klaster Sekolah, Ini Alasannya

Jupriono menuturkan pihaknya juga berupaya melakukan pembinaan secara langsung kepada pelajar-pelajar di masing-masing sekolah untuk mencegah kasus tawuran serupa.

Pasalnya dalam beberapa waktu terakhir kasus tawuran pelajar di Jakarta Timur banyak terjadi, bahkan pada Rabu (26/1/2022) tujuh pelajar Sekolah Dasar (SD) diamankan saat hendak tawuran.

"Tadi saya juga datang ke sekolah untuk melakukan pembinaan secara langsung kepada anak-anak di SMP. Pihak sekolah memang meminta bantuan kita untuk pembinaan," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 2 Kelompok Remaja Tawuran Tenteng Senjata Tajam di Ciracas, Ini Kata Polisi

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas