Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Covid-19 Mulai Melandai, Wisuda Untar Dihadiri 80 Persen Wisudawan Secara Offline

Universitas Tarumanagara (Untar) menggelar wisuda ke-79 secara hibrid, yakni melalui daring dan luring.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Covid-19 Mulai Melandai, Wisuda Untar Dihadiri 80 Persen Wisudawan Secara Offline
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Suasana wisuda ke-79 Universitas Tarumanegara (Untar) Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (16/5/2022). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Universitas Tarumanagara (Untar) menggelar wisuda ke-79 secara hibrid, yakni melalui daring dan luring.

Jumlah lulusan pada semester ganjil 2021/2022 ini sebanyak 2.129 lulusan. Jumlah itu terdiri dari sarjana dan profesi 1.982 lulusan, pascasarjana S2 dan S3 adalah 140 jurusan.

"Meski pada saat ini kita masih dalam suasana pandemi covid-19 dan mungkin akan menghadapi atau memasuki era endemi."

"Kita tetap terus bersemangat untuk menjalankan pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan menjadi tujuan utama," ujar Rektor Universitas Tarumanagara, Agustinus Purna Irawan dalam sambutannya di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (16/5/2022).

Dirinya mengungkapkan sebanyak 80 persen wisudawan secara luring.

Kondisi pandemi Covid-19, menurut Agustinus, mengalami kelandaian dalam beberapa waktu terakhir.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kelihatannya wisuda kali ini ada banyak perubahan. Situasinya saat ini makin baik, Jakarta level 2," tutur Agustinus.

Agustinus meminta pada para wisudawan untuk memberikan sumbangsih kepada keluarga dan masyarakat luas.

"Kita perlu melakukan penyesuaian inovasi dan kreativitas dengan segala perlengkapan adalah kesehatan dan keselamatan bersama.

Pada wisuda ini, Untar memilih lulusan terbaik baik akademik maupun non akademik untuk setiap program studi.

Pemilihan lulusan terbaik, kata Agustinus, didasarkan atas masa studi, indeks prestasi kumulatif dan publikasi publikasi karya ilmiah di jurnal internasional dalam berbagai kegiatan non akademik di tingkat nasional dan internasional selama masa studi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas