Pintu Air Katulampa Siaga I, Basarnas Peringatkan Warga di Bantaran Kali Waspada Banjir
Fazzli menyebut kenaikan debit air di pintu air tersebut berimbas pada terendamnya sejumlah titik di Jakarta pada Senin pagi.
Penulis:
Abdi Ryanda Shakti
Editor:
Hasanudin Aco
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan SAR Nasional (Basarnas) meminta kepada warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung untuk waspada banjir kiriman.
Hal ini dikatakan setelah diketahui status di pintu air Katualampa, Bogor, Jawa Barat menunjukan siaga 1 (bahaya) pada Minggu (19/10/2022) malam.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Fazzli menyebut kenaikan debit air di pintu air tersebut berimbas pada terendamnya sejumlah titik di Jakarta pada Senin pagi.
"Sejak dini hari personil rescue sudah kita siagakan di kawasan Jakarta Timur untuk melakukan pemantauan serta proses evakuasi apabila diperlukan," kata Fazzli dalam keterangannya, Senin (10/10/2022).
Baca juga: Banjir di Kebon Pala Jakarta Timur, Ketinggian Air Capai 2 Meter, Warga Berharap dapat Bantuan
Fazzli mengatakan pergerakan personel memantau titik-titik banjir sudah dimulai sejak Senin dini hari.
Sementara itu, Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per pukul 06.00 WIB menyebut sebanyak 53 RT di wilayah Jakarta sudah terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung.
"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 33 RT, saat ini menjadi 53 RT atau 0,174 persen dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta," ujar Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya.
BPBD mengungkapkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Minggu (9/10/2022) menyebabkan kenaikan status siaga Bendung Katulampa menjadi siaga 1 dan Pos Pantau Depok siaga 2.
Berikut 53 RT di Jakarta yang terendam banjir:
Jakarta Selatan: 20 RT
Kelurahan Tanjung Barat
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 60-120 cm
- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Kelurahan Pejaten Timur
- Jumlah: 5 RT
- Ketinggian: 60-300 cm
- Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Baca tanpa iklan