Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gebrakan Heru Budi di DKI Jakarta Tancap Gas Blusukan

Di awal jabatannya sebagai Penjabat Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono melakukan sejumlah gebrakan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Gebrakan Heru Budi di DKI Jakarta Tancap Gas Blusukan
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono saat memantau Meja Pengaduan di Balai Kota DKI Jakarta yang kembali dibuka, Selasa (18/10/2022). ) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di awal jabatannya sebagai Penjabat Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono melakukan sejumlah gebrakan.

Diantaranya yakni membuka kembali meja pengaduan di Balai Kota DKI.

Heru mengatakan membuka kembali meja pengaduan agar masyarakat bisa langsung terhubung dengannya.

“Saya ingin rakyat memiliki pintu langsung ke hadapan saya, jika mereka merasa bahwa masalah mereka terkendala tanpa alasan yang memadai," kata Heru Jumat, (21/10/2022).

Selain membuka kembali meja pengaduan gebrakan Heru lainnya yakni melakukan blusukan dalam menyusun langkah pengendalian banjir di Ibu Kota.

Heru memetakan sejumlah strategi pengendalian banjir mulai dari membangun infrastruktur hingga memperkuat pompa penyedotan air di kawasan Ibu Kota.

Pemprov DKI kemudian memastikan akan membangun waduk di sekitaran kawasan Jakarta Barat hingga bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk melanjutkan pembangunan pantai utara.

Rekomendasi Untuk Anda

Heru juga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah menteri kabinet.

Salah satunya adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Pemprov DKI Jakarta dan BUMN berkomitmen untuk mempercantik area Jakarta Pusat mulai dari Sarinah hingga Tugu Monas.

"Kan di depan sarinah ada jembatan kurang bagus itu kalau bisa kita perbaiki, karena Sarinah sampai Monas ini kita akan menjadi publik area yang maksimal," kata Erick Thohir.

Baca juga: Banyak Warga Mengadu Tak Mendapatkan Bansos, Begini Tanggapan Pemprov DKI Jakarta

Erick memaparkan, kawasan area tersebut akan menjadi pusat kota baru.

Tujuannya untuk mengurangi beban pusat bisnis di satu titik.

Nantinya, memungkinkan Kementerian BUMN dan Pemprov DKI akan menyinergikan aset-aset yang ada.

"Ini area yang akan jadi city center baru. Kalau memang bisa sinergikan aset DKI dan BUMN yang sangar besar. Ini dari sarinah sampai sini jadi aset yang besar. Ada Bank Mandiri, Saripan aset DKI. Inikan sebuah city center baru supaya kita mengurangi beban dari pusat bisnis di satu titik," tuturnya.

Gebrakan yang dilakukan Heru tersebut terbilang cepat mengingat ia bukanlah orang lama yang sebelumnya pernah bekerja di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas