Temuan Barang Bukti Baru di Kasus Kalideres Perkuat Dugaan Satu Keluarga Jalani Sebuah Ritual
Dugaan satu keluarga di Kalideres meninggal karena menjalani ritual semakin kuat setelah ditemukannya klentingan mungil di TKP.
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Nanda Lusiana Saputri
Hal ini terungkap dari temuan Tim Asosiasi Psikologi yang meminta keterangan beberapa saksi dan mencocokkan dengan sebuah ritual.
"Ada kecenderungan salah satu keluarga yang dominan yang mengarah kepada almarhum Budianto."
"Bahwa yang bersangkutan (Budyanto Gunawan) memiliki sikap positif terhadap aktivitas ritual tertentu," jelasnya.
Namun terkait jenis kepercayaan yang dianut, Hengki belum dapat menjawabnya.
Polisi temukan penyebab kematian
Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan tim gabungan telah menemukan penyebab tewasnya satu keluarga di Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat.
Penyebab kematian ini diketahui setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh tim gabungan ahli kedokteran forensik hingga laboratorium forensik.
"Hasil analisa dan evaluasi hari ini antara tim penyidik bersama tim gabungan ahli kedokteran forensik dan laboratorium forensik sudah di temukan sebab-sebab kematian, didukung oleh fakta-fakta yang scientific," ujarnya dikutip dari Wartakotalive.com.
Fakta-fakta tentang kematian ini didapatkan tim psikologi forensik dari keterangan para saksi dan temuan barang bukti yang saling berhubungan.
"Artinya metode penyelidikan induktif yakni dari olah TKP, bukti-bukti materiil yang ada di TKP serta penyelidikan deduktif yakni berupa keterangan saksi-saksi serta petunjuk di luar TKP saling mendukung dan memperoleh keindetikan satu sama lain sehingga menjadi suatu kesimpulan," terangnya.
Namun penyebab kematian satu keluarga di Kalideres baru akan diumumkan pada Jumat (9/12/2022).
Baca juga: Polisi akan Minta Ahli Sosiologi Agama Analisa Tulisan Mantra di TKP Penemuan 4 Mayat di Kalideres
Kasus dihentikan jika tidak ada unsur pidana
Menurutnya apabila dalam penyebab kematian tidak ditemukan unsur pindana, maka kasus ini akan ditutup.
"Yang jelas, kalau emang enggak ditemukan unsur pidana ya kita hentikan," tambahnya.