Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sabtu Pagi 23 RT di Jakarta Barat dan Jakarta Utara Masih Dikepung Banjir, Berikut Daftarnya

Hingga Sabtu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat, masih ada 23 RT dan satu ruas jalan di ibu kota Jakarta yang tergenang banjir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Sabtu Pagi 23 RT di Jakarta Barat dan Jakarta Utara Masih Dikepung Banjir, Berikut Daftarnya
Kompas.com/ Dok Yani
Ilustrasi banjir - Hingga Sabtu (25/2/2023) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat, masih ada 23 RT dan satu ruas jalan di ibu kota Jakarta yang tergenang banjir. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hingga Sabtu (25/2/2023) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat, masih ada 23 RT dan satu ruas jalan di ibu kota Jakarta yang tergenang banjir.

Banjir diakibatkan curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Kamis (23/2/2023) hingga Sabtu (25/2/2023) dini hari.

"Hingga pukul 07.00 WIB, BPBD mencatat genangan terjadi di 33 RT dan 1 ruas jalan," ungkap Kepala BPBD DKI Isnawa Adji dalam keterangan tertulis seperti dikutip dari Tribun Jakarta.

Isnadi menyebut, banjir masih terjadi di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Baca juga: Hingga Siang Tadi Ada 21 RT dan 11 Jalan Raya di Jakarta Terendam Banjir hingga 1 Meter

Ketinggian air cukup bervariasi, mulai 10 sentimeter hingga 50 sentimeter.

Untuk mengatasi hal ini, petugas gabungan dari unsur BPBD DKI, Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, hingga damkar diterjunkan untuk melakukan penyedotan genangan.

Rekomendasi Untuk Anda

Koordinasi dengan lurah dan camat setempat dilakukan guna memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

"Genangan ditargetkan surut dalam waktu cepat," ujarnya.

Puluhan Warga Mengungsi

BPBD juga melaporkan, banjir yang menerjang Jakarta ini menyebabkan puluhan warga terpaksa mengungsi.

Koordinasi dengan Dinas Sosial, Ambulans Gawat Darurat (AGD), Dinas Kesehatan, dan Palang Merah Indonesia (PMI) dilakukan untuk penanganan pengungsi.

BPBD DKI juga mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir.

Bila mengalami keadaan darurat, masyarakat bisa menghubungi nomor 112.

Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.

Baca juga: 5 Ton Lele Lepas Saat Banjir di Solo, Ratusan Orang Mancing di Sungai Hingga Irigasi

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas