Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Polisi Pastikan Senjata David 'Koboi Jalanan' Bukan Air Softgun Tapi Air Gun

Kanit 1 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Emil Winarto mengatakan jika senjata itu merupakan jenis air gun.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Polisi Pastikan Senjata David 'Koboi Jalanan' Bukan Air Softgun Tapi Air Gun
screenshot
David Yulianto (32), sosok 'koboi jalanan' yang menganiaya hingga menodong senjata airsoft gun ke pengemudi mobil lain di Tol Tomang, Jakarta Barat ditahan atas perbuatannya dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi memastikan senjata api yang digunakan David Yulianto, sosok 'koboi jalanan' yang viral beberapa waktu lalu bukan jenis air softgun.

Kanit 1 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Emil Winarto mengatakan jika senjata itu merupakan jenis air gun.

"Dipastikan senjatanya air gun. Jadi air gun ini senjata yang berisikan gotri yang menyerupai ada kandungan CO2-nya," kata Emil kepada wartawan, Selasa (29/5/2023).

Baca juga: Polisi Buru 3 Pelaku Perampokan Bersenjata Air Softgun yang Gasak Uang Rp 100 Juta di Cilacap

Emil mengatakan jika senjata jenis air gun merupakan senjata yang berbahaya.

Saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait barang bukti lain.

"Jadi berbahaya. Kalau Gotri itu sangat bahaya," ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, sebuah unggahan yang berisikan foto-foto aksi 'koboi' seorang pria menenteng pistol dengan mobil berpelat dinas Polda Metro Jaya viral di media sosial.

Unggahan tersebut viral yang satu di antaranya diunggah akun Twitter @Pai_C1.

Terlihat, seorang pria berbadan gempal dengan baju berwarna abu dan celana pendek hitam itu tengah berada di samping mobil korban.

Disebutkan, kejadian tersebut terjadi di dekat Exit Tol Tomang, Jakarta Barat yakni terjadi pada Kamis (4/5/2023) malam.

Terlihat pria tersebut memukul dan menampar pemobil lainnya. Saat itu, terlihat juga dia tengah menenteng pistol di tangannya.

Belakangan diketahui insiden itu terjadi lantaran pria tersebut tak terima saat jalurnya diambil oleh korban.

Dalam hal ini, pelat nomor dinas 10011-VII yang terpasang di mobil pelaku merupakan pelat palsu.

Pelat aslinya teregister dan terpasang di mobil dinas Polda Metro Jaya berjenis Toyota Kijang tahun 2013 milik Bagrenmin Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas