Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pelanggan Muncikari Mami Icha Bisa 'Request' Kostum Anak, Ada yang Minta Pakai Seragam Sekolah

Mami Icha memberi kebebasan kepada pelanggan untuk memilih kostum anak korban eksploitasi. Ada yang request korban pakai baju sekolah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pelanggan Muncikari Mami Icha Bisa 'Request' Kostum Anak, Ada yang Minta Pakai Seragam Sekolah
dok. Polda Metro Jaya
FEA alias Mami Icha yang ditangkap dalam kasus dugaan prostitusi anak di di Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi menyebut FEA alias Mami Icha, muncikari kasus prostitusi online dengan mengeksploitasi anak di bawah umur menawarkan kepada pria hidung belang melalui media sosial.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan dalam menawarkan anak, Mami Icha memberi kebebasan kepada pelanggan untuk memilih kostum anak korban eksploitasi.

Bahkan, tak sedikit para pelanggan Mami Icha meminta agar anak yang akan melayani nafsu itu berpakaian seragam sekolah.

"Di line atau telegram akan di-share oleh (Mami Icha) mulai data anak korban yang akan dieksploitasi secara seksual kemudian foto juga dishare termasuk dengan tarif. Bahkan ada beberapa klien juga meminta korban anak ini menggunakan pakaian anak sekolah," kata Ade kepada wartawan, Selasa (26/9/2023).

Baca juga: Polisi dalami Jaringan Prostitusi Online Muncikari Mami Icha yang Jual Puluhan Anak di Jakarta

Ade tidak menutup kemungkinan untuk mencari para pria hidung belang yang menggunakan jasa Mami Icha tersebut.

Di sisi lain, Ade mengklaim penyidik masih mendalami jaringan pemasok anak-anak ke Mami Icha.

Rekomendasi Untuk Anda

"Masih kita dalami keterlibatan tersangka lainnya, yang masuk jaringan FEA ini. Karena kita temukan dari hasil penyelidikan awal, ada 21 anak korban diduga dikerjakan oleh FEA ini," katanya.

Diduga Ada Puluhan Anak

Ade Safri menyebut FEA alias Mami Icha melakukan eksploitasi melalui media sosial (medsos).

"Ungkap kasus dan upaya penangkapan terhadap tersangka sebagai muncikari yang diduga melakukan tindak pidana prostitusi, layanan seksual, eksploitasi secara seksual terhadap anak," jelasnya.

Ade mengatakan selain Mami Icha, pihaknya juga mengamankan dua anak di bawah umur yang menjadi korban praktik prostitusi tersebut berinisial SM (14) dan DO (15).

Baca juga: Sosok dan Modus Mami Icha Jual Puluhan Remaja Wanita Ke Pria Hidung Belang, Hargai Perawan Rp 8 Juta

Adapun korban dijanjikan oleh Mami Icha akan mendapatkan uang jutaan rupiah jika mau melayani pria hidung belang.

"Dari keterangan yang didapat dari Tersangka FEA, bahwa untuk status perawan ditawarkan sebesar 7 hingga 8 juta per jam dan untuk non perawan ditawarkan sebesar 1.5 juta per jam," ungkapnya.

Saat ini kedua korban, kata Ade, sudah ditangani oleh Pusat Pelayan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) DKI Jakarta dan dikembalikan ke orang tuanya.

"Hasil identifikasi awal dari sosial media milik tersangka FEA, diduga masih ada 21 orang anak yang dieksploitasi oleh tersangka secara seksual dan diduga masih merupakan anak di bawah umur dan ini akan didalami," tuturnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas