Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemuda yang sedang Bakar Sate Daging Kurban di Pulogadung Tewas Dibacok OTK

N mengaku tidak ada pemicu awal dari peristiwa tersebut bahkan ia pun bingung mengapa kelompok tersebut secara mengejutkan melakukan penyerangan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Pemuda yang sedang Bakar Sate Daging Kurban di Pulogadung Tewas Dibacok OTK
Istimewa
Pria berinisial F (30) meninggal dunia dikeroyok sekelompok orang tak dikenal yang jumlahnya mencapai 30 orang. Pembacokan terjadi di Jalan Kampung Jati Selatan, RW 08, Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan Wartakota Rendy Rutama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pria berinisial F (30) meninggal dunia dikeroyok sekelompok orang tak dikenal yang jumlahnya mencapai 30 orang.

Pembacokan terjadi di Jalan Kampung Jati Selatan, RW 08, Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Saksi mata berinisial N, F tewas usai terkena bacokan pada bagian tubuh.

"Korban berinisial F, usianya 30 tahun. Dia luka di kepala karena dibacok," kata N, Jumat (21/6/2024).

N menjelaskan kejadian tersebut bermula saat dirinya bersama rekannya tengah membakar sate daging kurban di sekitar lokasi kejadian bersama F.

Baca juga: Saksi Kunci Ungkap Detik-detik Penyerangan Vina di Cirebon, Ngaku Kenali Sosok Pelaku

Lalu datang sekelompok orang yang tidak dikenal dan langsung menyerang wilayah pemukiman sekitar kejadian.

Rekomendasi Untuk Anda

Kelompok tersebut datang sembari menembaki petasan.

"Berhubung (banyak mobil) hancur dan rumah ada yang mau terbakar, jadi warga sini pada keluar," ujarnya.

"Warga sini benar-benar diserang, warga sini hanya bermodalkan bambu dan alat yang ada aja, engga ada yang bermodalkan sajam. Tapi (kelompok penyerang) bawa senjata tajam," jelasnya.

 N mengaku tidak ada pemicu awal dari peristiwa tersebut bahkan ia pun bingung mengapa kelompok tersebut secara mengejutkan melakukan penyerangan.

"Mereka para pelaku sekitar 30 orang lebih bawa sajam semua," katanya.

"Mereka jalan kaki, saya nggak kenal. Ada rumah sempat terbakar karena petasan yang ditembakan ke dalam rumah," lanjutnya.

Tidak terima dengan aksi penyerangan tersebut, N kemudian bersama rekan-rekan dan satu lainnya adalah F berupaya menghadang kelompok yang tidak dikenal tersebut untuk terus menyerang wilayahnya.

Namun nahas, F justru menjadi sasaran penyerangan dan kemudian dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas