Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Eksploitasi dan Kekerasan Karyawan Kantor Animasi Jakarta Pusat

Kasus dugaan eksploitasi dan kekerasan di sebuah kantor animasi kawasan Menteng Jakarta Pusat berlanjut pemeriksaan saksi-saksi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reynas Abdila
zoom-in Polisi Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Eksploitasi dan Kekerasan Karyawan Kantor Animasi Jakarta Pusat
net
Ilustrasi penganiayaan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkembangan kasus dugaan eksploitasi dan kekerasan di sebuah kantor animasi kawasan Menteng Jakarta Pusat berlanjut pemeriksaan saksi-saksi yang merupakan mantan karyawan.

Polisi hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang mantan karyawan perusahaan tersebut.

Baca juga: Update Kasus Penyiksaan Karyawan di Jakarta Pusat, Identitas Pelaku Sudah Diketahui

"Dijadwalkan jam 11.00 WIB diperiksa di ruang penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakpus. Ada tiga orang saksi," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP M. Firdaus kepada wartawan, Selasa (17/9/2024).

Ketiga saksi merupakan para mantan karyawan di perusahaan yang saat ini sudah berhenti beroperasi.

Mereka diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

"Benar saksi-saksi merupakan eks karyawan," ucap Firdaus.

Rekomendasi Untuk Anda

Nantinya terlapor akan diperiksa pihak kepolisian usai para saksi memberikan keterangan.

"Setelah periksa saksi-saksi akan di periksa terlapor," paparnya.

Identitas Pelaku Diketahui

Polisi sudah mengetahui identitas bos perusahaan animasi terkait kasus penyiksaan karyawan di Menteng Jakarta Pusat.

Bos perusahan tersebut merupakan WNA asal Hong Kong.

“Diduga pelaku WNA Hongkong inisal CL,” kata Firdaus saat dikonfirmasi, Senin (16/9/2024).

Pemeriksaan terhadap saksi-saksi masih dilakukan sebelum memanggil terduga pelaku.

"Sebelum pemanggilan diduga pelaku diperiksa saksi-saksi dulu," jelas dia.

Sementara itu, korban berinisial CS yang menyampaikan adanya kekerasan melalui media sosial juga sudah dimintai keterangannya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas