Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menahan Tangis, Istri Nanang Gimbal Bersimpuh Minta Maaf kepada Keluarga Sandy Permana

Saat bertemu keluarga Sandy Permana, Yulianti langsung bersimpuh menyampaikan permintaan maaf atas tindakan suaminya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nuryanti
Editor: Febri Prasetyo
zoom-in Menahan Tangis, Istri Nanang Gimbal Bersimpuh Minta Maaf kepada Keluarga Sandy Permana
TribunBekasi/Muhammad Azzam
Yulianti (46) (pakai masker) selaku istri Nanang Gimbal yang jadi tersangka pembunuhan aktor Sandy Permana (46) mendatangi kediaman korban di komplek perumahan TNI/Polri, Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi, Jumat (17/1/2025). 

Nanang Gimbal dan Sandy Permana sudah bertetangga sejak 2017 di Perumahan Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Selama bertetangga, hubungan antara tersangka dan korban tidak harmonis," ungkap Kombes Wira Satya Triputra, Kamis, dikutip dari TribunJakarta.com.

Perseteruan antara Nanang dan Sandy bermula saat korban hendak mengadakan pesta pernikahannya pada 2019.

Ketika itu, Sandy Permana menebang pohon di pekarangan rumah Nanang Gimbal dengan tujuan untuk mendirikan tenda.

Namun, penebangan pohon itu dilakukan tanpa seizin tersangka.

"Namun tersangka tidak menegur korban karena tersangka tahu korban sangat pemarah."

"Atas perbuatan korban tersebut, tersangka merasa sakit hati dan menyimpan dendam kepada korban," ungkap Wira.

Baca juga: Alasan Istri Nanang Gimbal Hilang 6 Hari, Tak Tahu Suaminya Tikam Aktor Sandy Permana: Lagi Nyuci

Tersangka Nanang Gimbal dihadirkan dalam konferensi pers pembunuhan Sandy Permana di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2025).
Tersangka Nanang Gimbal dihadirkan dalam konferensi pers pembunuhan Sandy Permana di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2025). (Capture YouTube KOMPASTV)
Rekomendasi Untuk Anda

Pada 2020, Nanang Gimbal menjual rumahnya yang berdekatan dengan kediaman Sandy Permana.

Nanang lalu pindah ke blok lain, namun masih dalam satu perumahan yang sama dengan Sandy.

Perseteruan Nanang dan Sandy berlanjut pada Oktober 2024 saat rapat penurunan Ketua RT setempat yang diduga berselingkuh dengan warga sekitar.

Dalam rapat itu, Sandy Permana terlibat cekcok dengan istri Ketua RT.

Nanang yang juga berada di sana mencoba menegur Sandy.

"Tersangka menegur korban dengan kalimat 'enggak usah teriak-teriak, biasa aja'. Namun korban memelototi tersangka dan berkata kepada tersangka dengan kalimat 'lo bukan warga sini, enggak usah ikut-ikutan'," lanjut Wira.

Nanang pun hanya diam dan berusaha menenangkan diri.

Hanya saja, perkataan Sandy membuat Nanang semakin dendam.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas