Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Seberapa Ketat Peluang Jadi Petugas PPSU 2025 Jakarta?

Peluang jadi petugas PPSU 2025 Jakarta ketat, 1 formasi diperebutkan 7 pelamar. Seleksi dilakukan transparan dan tanpa biaya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Seberapa Ketat Peluang Jadi Petugas PPSU 2025 Jakarta?
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
PRAMONO ANUNG - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan proses rekrutmen petugas PPSU 2025 yang lebih transparan dan terbuka. Persaingan ketat ini memastikan setiap pelamar memiliki kesempatan yang sama. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seberapa ketat peluang jadi petugas PPSU 2025 Jakarta?

Persaingan untuk mendapatkan posisi ini ternyata cukup tinggi.

Satu formasi petugas PPSU diperebutkan oleh tujuh pelamar.

Dengan ribuan surat lamaran yang sudah masuk, seleksi tahun ini menjadi salah satu yang paling kompetitif.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa proses rekrutmen berlangsung transparan, terbuka, dan tanpa pungutan biaya.

Baca juga: Lowongan PPSU dan Damkar Jakarta 2025: Gaji, Tunjangan dan Tugas Lengkap

Persaingan Ketat, Satu Formasi Diperebutkan Tujuh Orang

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa peluang menjadi Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tahun 2025 sangat kompetitif. 

Ia menyebut, berdasarkan data terakhir yang diterima hingga Rabu (23/4/2025), jumlah pelamar sudah mencapai 7.000 orang, sedangkan formasi yang tersedia hanya sebanyak 1.100.

Rekomendasi Untuk Anda

DIa mengaku terkejut dengan tingginya antusiasme masyarakat. “Kaget,” katanya singkat pada Kamis (24/4/2025).

Melihat ketatnya persaingan tersebut, Pramono memastikan proses rekrutmen akan dilakukan secara transparan. 

Ia menegaskan bahwa mekanisme rekrutmen tahun ini telah diperbarui agar lebih terbuka dan adil bagi seluruh pelamar. 

“Mekanismenya saya ubah lebih transparan dan lebih terbuka,” ujarnya.

Meski keputusan akhir berada di tangan wali kota atau bupati di masing-masing wilayah DKI Jakarta, Pramono tetap meminta agar setiap hasil keputusan dilaporkan kepadanya.

“Yang memutuskan itu level wali kota dan bupati. Harus dilaporkan kepada gubernur,” tegasnya.

Penanganan Prasarana dan Sarana Umum(PPSU) dengan sigap mengeringkan genangan air ketika hujan  sudah reda  di kawasan  Bundaran HI, Jalan Mh Thamrin  Jakarta Pusat, Senin(13/2/2023). Warta Kota/Henry Lopulalan
ILUSTRASI PPSU - Pelamar PPSU mengantre di Balai Kota DKI Jakarta untuk menyerahkan berkas secara manual, Selasa (22/4/2025).Warta Kota/Henry Lopulalan (WARTA KOTA/WARTA KOTA/HNL)

Sejak Selasa (22/4/2025), antrean pelamar terlihat memadati Balai Kota Jakarta untuk menyerahkan berkas lamaran.

Namun kini, Pemprov DKI Jakarta telah mempermudah proses pendaftaran dengan sistem daring melalui laman resmi di www.jakarta.go.id/loker. Pelamar tidak lagi perlu datang langsung ke Balai Kota.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas