Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PKL Dikejar Golok: Ormas Berkedok Sosial Intimidasi Pedagang Nanas di Bekasi

Pedagang nanas di Bekasi diancam ormas bersenjata golok. Aksi terekam CCTV, viral, dua pelaku ditangkap dan diproses hukum.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in PKL Dikejar Golok: Ormas Berkedok Sosial Intimidasi Pedagang Nanas di Bekasi
IST
GOLOK - Cuplikan CCTV menunjukkan momen dua pria mengancam pedagang nanas di Bekasi dengan golok, memicu kepanikan dan laporan ke polisi. 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI — Siang itu Kamis (17/7/2025), Iyan, seorang pedagang nanas di Jalan Raya Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, sedang melayani pembeli seperti biasa. 

Di bawah terik matahari, ia tak menyangka lapaknya akan menjadi lokasi teror yang terekam CCTV dan viral di media sosial.

Dua pria datang menghampiri. 

Mereka mengaku sebagai anggota organisasi masyarakat (ormas) dan langsung meminta satu kantong nanas secara cuma-cuma.

Iyan menolak.

Ia merasa permintaan itu tidak masuk akal dan menolak dengan sopan.

Namun penolakan itu memicu kemarahan.

Rekomendasi Untuk Anda

“Cuma saya keberatan ngasih satu kantong nanas itu. Akhirnya cekcok, adu mulut biasa. Terus pelaku pergi,” ujar Iyan, Selasa (22/7/2025).

Tak lama berselang, sekitar 20 menit kemudian, kedua pria itu kembali.

Kali ini mereka membawa senjata tajam jenis golok.

Tanpa basa-basi, mereka langsung mengancam dan mengejar Iyan di tengah keramaian.

“Saya panik asli saat itu. Jadi saya kabur aja, selamatin diri. Lari ke area gerbang oranye, itu ada kayak perusahaan gitu,” tuturnya.

Aksi tersebut terekam jelas oleh kamera CCTV di sekitar lokasi.

Dalam video yang beredar, terlihat pelaku mengacungkan golok dan berusaha mendekati Iyan yang berusaha menyelamatkan diri. Warga sekitar pun dibuat geger oleh insiden tersebut.

Iyan segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Bantargebang. Ia berharap aparat menindak tegas aksi premanisme yang kerap menyasar pedagang kecil.

Sumber: Tribun depok
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas