Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Duga Kepala Cabang Bank BUMN Tewas Akibat Kehabisan Oksigen

Brigjen Prima membenarkan korban Mohamad Ilham Pradipa tewas akibat kehabisan oksigen.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
zoom-in Polisi Duga Kepala Cabang Bank BUMN Tewas Akibat Kehabisan Oksigen
Tribunnews.com/ Alfarizy
PENCULIKAN KACAB BANK - Jenazah Mohammad Ilham Pradipta, Kepala Kantor Cabang Perwakilan (KCP) bank BUMN selesai diautopsi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (21/8/2025). Penyebab kematian Kepala Cabang Bank BUMN di Cempaka Putih Jakarta Pusat bernama Mohamad Ilham Pradipa (37) terungkap. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyebab kematian Kepala Cabang Bank BUMN di Cempaka Putih Jakarta Pusat bernama Mohamad Ilham Pradipa (37) terungkap.

Kepala Cabang Bank BUMN adalah pejabat yang memimpin operasional sebuah kantor cabang dari bank milik negara (BUMN).

Baca juga: Kondisi Lokasi Penculikan Kepala Cabang Bank BUMN di Pasar Rebo Jaktim, Mobil Korban Masih Terparkir

Hal itu disampaikan Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati Brigjen Prima Heru Yulihartono kepada wartawan Jumat (22/8/2025).

"Kemungkinan ada tekanan pada tulang leher dan dada yang menyebabkan dia kesulitan bernapas," ucapnya.

Baca juga: Hasil Autopsi Kematian Kepala Cabang Bank BUMN: Luka Benda Tumpul di Bagian Dada dan Leher

Brigjen Prima membenarkan korban Mohamad Ilham Pradipa tewas akibat kehabisan oksigen.

"Betul (kekurangan oksigen)," tuturnya lagi.

Oksigen adalah unsur kimia dengan simbol O dan nomor atom 8 dalam tabel periodik.

Rekomendasi Untuk Anda

Oksigen sangat penting bagi manusia, hewan, dan sebagian besar mikroorganisme untuk bernapas dan menghasilkan energi.

Diketahui, Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri, Kramat Jati telah melakukan otopsi terhadap jenazah Mohamad Ilham Pradipa.

Pemeriksaan luar dan dalam atau autopsi dilakukan atas persetujuan keluarga pada Kamis (22/8/2025) pukul 14.30 WIB.

Jenazah diterima pada Kamis (21/8/2025) pukul 12.48 WIB berdasarkan surat permintaan penitipan mayat dari Polsek Serang Baru.

Saat diserahkan jenazah menggunakan pakaian batik berwarna cokelat dan celana panjang cokelat muda.

Ditemukan tanda kekerasan luka-luka pada bagian luar dan dalam tubuh korban akibat benda tumpul di bagian dada dan leher.

Selain itu, tim juga melakukan pengambilan sampel untuk pemeriksaan DNA dan toksikologi forensik. 

Seluruh sampel diserahkan kepada penyidik untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas