Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tangis Pedagang Kecil Korban Penjarahan di Kwitang: Piring, Gelas, Kulkas Semuanya Dirampas

Linda (50) salah seorang pemilik warung pinggir jalan mengatakan aset dagangan seperti etalase dan gerobaknya menjadi sasaran. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Tangis Pedagang Kecil Korban Penjarahan di Kwitang: Piring, Gelas, Kulkas Semuanya Dirampas
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
KERUSUHAN MAKO BRIMOB - Warga melakukan aksi menuntut pengusutan kasus penabrakan pengemudi ojek online oleh mobil rantis Brimob di Kwitang, Jakarta, Jumat (29/8/2025). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut pengusutan kasus penabrakan oleh mobil rantis Brimob yang menewaskan pengemudi ojek online Affan Kurniawan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Unjuk rasa yang berakhir ricuh di Mako Brimob Polda Metro Jaya, Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, beberapa hari lalu ikut merugikan para pedagang kecil.

Mereka yang berdagang di sekitar Kwitang ikut jadi korban secara materi.

Sejumlah warung pedagang kaki lima rusak.

Linda (50) salah seorang pemilik warung pinggir jalan mengatakan aset dagangan seperti etalase dan gerobaknya menjadi sasaran. 

"Itu gerobak sempat hancur karena posisi saya pepetin di sini. Nah itu tarik-tarikan, mau dibakar tarik-tarikan, jadi patah-patah semua," kata Linda, Senin (1/9/2025). 

Menurut dia semua peralatan warung seperti piring, gelas habis dijarah massa. 

Rekomendasi Untuk Anda

Bahkan kulkas  miliknya diseret massa ke tengah jalan, dihancurkan lalu dibakar.

"Dijarah, diambil-ambilin, terus ada kulkas yang khusus tempat minuman itu diseret, dihancurin di tengah-tengah, dibakar," ucapnya.

Tidak puas menjarah dan merusak, para perusuh juga sempat mau membakar salah satu warung namun berhasil diadang. 

"Belum puas juga, sudah habis-habisan mau sempet dibakar (warung), untung aja ada kami di sini. Jadi, sempat kita padamkan api," jelas dia. 

Selama kerusuhan berlangsung, Linda bersama para pedagang berjibaku melindungi warung sebisanya. 

"Jadi kalau ada gas air mata ditembakin, kita masuk (rumah) dulu. Rumah kita kan di gang itu. Itu kita siap ember, buat cuci muka, udah gitu, kita standby lagi," terang Linda. 

Akibat kerusuhan ini, Linda bersama pedagang lain menderita kerugian cukup besar.

"Minimal ini kerugian itu Rp 15 juta juga nggak kemana, ya. Itu mungkin juga belum komplit. Kami kepingin jualan lagi, tapi modal nggak ada, enggak cukup 1 juta, 2 juta soalnya modal gitu," jelas dia. 

DAMPAK KERUSUHAN - Pedagang kecil kena dampak kerusuhan di Mako Brimob Polda Metro Jaya Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat. Mereka mengalami kerugian akibat aset dagangan dijarah dan dirusak.
DAMPAK KERUSUHAN - Pedagang kecil kena dampak kerusuhan di Mako Brimob Polda Metro Jaya Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat. Mereka mengalami kerugian akibat aset dagangan dijarah dan dirusak. ( TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Duga Orang Luar Bikin Rusuh

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas