Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Keluarga Ungkap Kondisi Staf Lokataru yang Ditangkap dan Ditahan Polisi: Kelihatan Capek

Kakak ipar Muzaffar, Mugi Rosadi mengatakan kondisi adiknya sedang dalam keadaan lelah saat ditemui oleh pihak keluarga.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Erik S
zoom-in Keluarga Ungkap Kondisi Staf Lokataru yang Ditangkap dan Ditahan Polisi: Kelihatan Capek
Tribunnews/Mario Christian Sumampow
PENANGKAPAN STAF LOKATARU- Kakak ipar dari staf Lokataru Muzzafar Salim, Mugi Rosadi saat diwawancarai di di Kantor Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Jakarta, Sabtu (6/9/2025) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Staf lembaga swadaya masyarakat Lokataru Foundation, Muzaffar Salim hingga saat ini masih ditahan di Polda Metro Jaya.

Kakak ipar Muzaffar, Mugi Rosadi mengatakan kondisi adiknya sedang dalam keadaan lelah saat ditemui oleh pihak keluarga.

“Kalau Muzaffar, terakhir kali Kamis kami berkunjung sekitar jam 10 itu, alhamdulillah baik, kondisinya baik-baik. Mungkin agak sedikit capek kelihatannya,” kata Mugi kepada wartawan di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Jakarta, Sabtu (6/9/2025).

Baca juga: Keluarga Mengaku Tidak Dikabari Polisi Terkait Penangkapan Staf Lokataru Muzaffar Salim

Selain bertanya lebih mendalam terkait kondisinya, pihak keluarga juga disebut Mugi membantu agar Muzaffar tidak terganggu dari sisi kondisi mental.

“Kami tanya, kami lebih menguatkan mentalnya, bahwa dia bercerita kondisinya baik-baik saja,” lanjut Mugi.

Ditangkap di Kantin

Muzzafar ditangkap jajaran Polda Metro Jaya pukul 13.58 WIB.

Ia ditangkap di area kantin Polda Metro Jaya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut tim advokasi Lokataru, proses penangkapan berlangsung mendadak.

Keberadaan Muzzafar saat itu adalah mendampingi Direktur Lokataru Foundation Delpedro Marhaen yang lebih dulu ditangkap di kantornya pada 1 September, malam.

Meski Muzaffar saat ini ditangkap, Mugi menegaskan, pihak keluarga tidak mendapatkan satu pun ancaman oleh pihak mana pun.

“Sejauh ini kami sih enggak ada ya, enggak mendapatkan hal apa pun itu,” tuturnya.

Polisi pun telah menetapkan Delpedro Marhaen bersama staf Lokataru Foundation sebagai tersangka.

Mereka dijerat pasal penghasutan, penyebaran berita bohong, serta pasal dalam UU Perlindungan Anak terkait dugaan mobilisasi pelajar dalam aksi demonstrasi.

Baca juga: Direktur Lokataru Delpedro Marhaen Tulis Surat Dari Rutan Polda Metro Jaya, Tegaskan Tak Menyesal

Selain Delpedro, aktivis lainnya yang tercatat ditangkap adalah mahasiswa Universitas Riau, Khariq Anhar. Ia ditangkap paksa Polda Metro Jaya saat hendak pulang ke Riau, Jumat (29/8/2025), usai mengikuti Munas IBEMPI di Bandung.

Ada pula Syahdan Husein, admin dari akun media sosial Gejayan Memanggil. Dia ditangkap paksa Polda Bali, Senin (1/9/2025) dengan tuduhan provokator aksi.

Polisi juga menangkap seorang Staf Lokataru Foundation bernama Muzaffar Salim terkait kasus penghasutan perbuatan aksi yang berujung perusakan.

Muzaffar ditangkap di kantin Polda Metro Jaya pada Selasa (2/9/2025) dini hari ketika mendampingi Direktur Eksekutif Lokataru Delpedro Marhaen yang telah lebih dulu diringkus.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas