Polda Metro Jaya Limpahkan Tersangka Delpedro Marhaen Cs ke Jaksa
Delpedro keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengenakan kemeja putih dan celana hitam siang tadi
Penulis:
Reynas Abdila
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya telah melimpahkan tersangka Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen Cs ke Kejaksaan Tinggi Jakarta.
Proses pelimpahan tersangka dan barang bukti dilakukan pada hari ini Rabu (29/10/2025).
Delpedro keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengenakan kemeja putih dan celana hitam siang tadi.
Dia digiring ke mobil tahanan bersama tahanan lain yakni Syahdan Husein, Muzaffar Salim, dan Khariq Anhar.
Tak banyak kalimat yang disampaikan saat Delpedro berjalan dan menemui rekan-rekannya.
"Makin ditekan, makin melawan, semangat semuanya," ucap Delpedro yang diborgol kedua tangannya.
Baca juga: Delpedro Marhaen Cs Praperadilankan Status Tersangka, Polda Metro PeDe Hadapi Sidang
Diketahui, Delpedro Cs menjadi tersangka atas kasus dugaan penghasutan demo berujung ricuh.
Jaksa penuntut umum menyatakan berkas perkara dari penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya sudah lengkap atau P21.
Itu artinya Delpedro Cs akan segera menjalani persidangan terkait perkara yang menjeratnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi membenarkan hal tersebut.
"Betul (sudah tahap dua, red)," kata Ade Ary kepada wartawan, Rabu (29/10/2025).
Sebelumnya, lima aktivis menjalani sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Mereka di antaranya Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Delpedro Marhaen, staf Lokataru Muzaffar Salim, aktivis Gejayan Memanggil Syahdan Husein, mahasiswa Universitas Riau (Unri) Khariq Anhar, serta seorang perempuan berinisial G.
Hakim dalam putusannya menolak praperadilan atas penetapan tersangka pasca gelombang unjuk rasa akhir Agustus 2025 terhadap kelimanya.
Dugaan Penghasutan
Para aktivis tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya usai gelombang aksi pada akhir Agustus 2025.
Baca tanpa iklan