Kepsek SMPN 19 Tangsel Bantah Sekolah Tidak Perduli Kasus Dugaan Bully: Guru dan Siswa Menjenguk
Kepala sekolah membantah sekolah tidak peduli, ia menyampaikan pihaknya aktif mengikuti perkembangan kondisi korban sejak awal.
Editor:
Erik S
Lebih lanjut, Frida terkejut ketika kemudian muncul laporan dugaan kekerasan antarsiswa. Namun saat itu, mediasi langsung dilakukan bersama para orang tua.
"Kami sudah mediasi dan sudah selesai. Orang tua R (terduga pelaku) sudah mau bertanggung jawab. Saat ini kasusnya ditangani Polres, kami menunggu perkembangannya,” kata Frida.
Menanggapi pertanyaan mengenai evaluasi internal, Frida menegaskan pihaknya pasti akan berbenah.
Baca juga: Soal Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Jusuf Kalla: Anak-anak Jangan Main Bully
“Pendidikan itu harus selalu diperbarui. Kami evaluasi agar kejadian seperti ini tidak terulang, meskipun kami belum tahu kronologi sebenarnya,” ujarnya.
Ia memastikan sekolah telah menjalankan SOP, termasuk membuat surat pernyataan tanggung jawab dari pihak Rifki, serta melaporkan seluruh proses kepada Dinas Pendidikan.
Terkait pemanggilan pihak Polres Tangerang Selatan, kepala sekolah menegaskan bahwa sekolah bersikap kooperatif.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico
Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com dengan judul Kepsek SMPN 19 Tangsel Ungkap Cerita di Balik Mediasi hingga Kasus Dugaan Bullying Muhammad Hisyam