Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cegah Abrasi dan Banjir Rob, Mangrove Ditanam Masif di Wilayah Pesisir Utara Jawa

Jakarta gencar tanam mangrove cegah abrasi, logistik kota terlindungi, ekosistem pesisir kembali pulih.

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Cegah Abrasi dan Banjir Rob, Mangrove Ditanam Masif di Wilayah Pesisir Utara Jawa
HO/IST
Penanaman mangrove di Angke Kapuk, Jakarta, jadi simbol kolaborasi menjaga pesisir dari abrasi dan rob. 

Ringkasan Berita:
  • Abrasi pesisir meningkat, di mana kerapatan mangrove Angke Kapuk turun 30 persen sejak 2015.
  • Pemprov DKI target rehabilitasi mangrove 1 km tiap tahun.
  • Ratusan km garis pantai Indonesia hilang tiap tahun akibat abrasi.

TRIBUNNEWS.COM - Upaya penanaman mangrove di wilayah pesisir utara Jawa semakin gencar dilakukan untuk mencegah abrasi dan banjir rob.

Mangrove penting karena akarnya mampu menahan tanah dan pasir sehingga mencegah abrasi di pesisir.

Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi pemukiman dari gelombang laut dan banjir rob.

Wilayah pesisir perlu ditanam mangrove karena mangrove berfungsi melindungi pantai dari abrasi, meredam gelombang, menjaga ekosistem laut, serta mendukung kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pesisir.

Manfaat Mangrove 

Mangrove adalah tanaman dikotil yang tumbuh di habitat air payau dan laut, banyak ditemukan di muara dan pesisir.

Tanaman ini tidak termasuk jenis yang dilindungi sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kosmetik, farmasi, hingga tekstil.

Rekomendasi Untuk Anda

Hutan mangrove memiliki peran vital bagi lingkungan dan manusia:

Ekologi: mencegah erosi pantai, meredam ombak, menjaga kualitas air dan udara, serta menjadi habitat ikan, udang, dan kepiting.

Ekonomi: sumber kayu bakar, bahan bangunan, kerajinan, pakan ternak, hingga pendapatan nelayan.

Sosial: mendukung pariwisata, penelitian ilmiah, dan menjaga iklim serta cuaca.

Kesehatan: bagian tanaman mangrove dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk diare, kusta, demam, sakit gigi, diabetes, sakit ginjal, hingga kaki gajah.

Dengan manfaat yang luas, penanaman mangrove menjadi strategi penting untuk menjaga pesisir, mendukung ekonomi masyarakat, sekaligus melestarikan ekosistem laut dan darat.

Data dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menunjukkan kerapatan vegetasi mangrove di zona Angke Kapuk menurun hingga 30 persen sejak 2015.

Penurunan ini dipicu oleh reklamasi, pencemaran, dan tekanan aktivitas manusia.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan rehabilitasi pesisir melalui penanaman mangrove sepanjang satu kilometer setiap tahun.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas