Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Puncak Banjir Rob Jakarta Diprediksi Terjadi 5 Desember 2025, Ada 6 Titik Rawan Banjir

BMKG memprediksi, banjir rob di Jakarta berpotensi terjadi pada 4-6 Desember 2025, puncaknya Jumat (5/12/2025) pagi, pukul 09.00 WIB.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Puncak Banjir Rob Jakarta Diprediksi Terjadi 5 Desember 2025, Ada 6 Titik Rawan Banjir
Warta Kota/Henry Lopulalan
BANJIR ROB - Kenaikan air laut pasang atau banjir rob merendam wilayah pelabuhan Kali Adem, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa, (9/11/2021). BMKG memprediksi, banjir rob di Jakarta berpotensi terjadi pada 4-6 Desember 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir rob di Jakarta berpotensi terjadi pada 4-6 Desember 2025.
  • Puncaknya, banjir rob terjadi pada Jumat (5/12/2025) pagi, pukul 09.00 WIB.
  • Ada enam wilayah pesisir yang berpotensi banjir rob, di antaranya Sunda Kelapa, R.E. Martadinata, dan Blencong Marunda.

TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, banjir rob berpotensi terjadi pada 4-6 Desember 2025. 

Puncaknya, banjir rob terjadi pada Jumat (5/12/2025) pagi, pukul 09.00 WIB.

Banjir rob adalah fenomena dimana air laut yang meluap ke daratan. Banjir rob juga bisa diartikan sebagai genangan air pada bagian daratan pantai yang terjadi ketika air laut pasang.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun mengimbau warga di area pesisir meningkatkan kesiapsiagaan. Sejumlah titik rawan banjir diimbau untuk lebih waspada. 

Setidaknya, ada enam wilayah pesisir yang berpotensi mengalami banjir rob, yakni Kamal, Muara Angke, Baywalk Pluit, Sunda Kelapa, R.E. Martadinata, dan Blencong Marunda.

"Rob diprediksi terjadi pada 4-6 Desember dengan waktu puncak 5 Desember 2025 pukul 09.00 WIB."

Rekomendasi Untuk Anda

"Masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan mengingat durasi pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, dikutip dari akun Instagram @ppiddkijakarta, Kamis (4/12/2025). 

Berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok, banjir rob dipengaruhi adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fenomena fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon). 

Kondisi tersebut, berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.

Sementara itu, Kepala BMKG, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, juga mengingatkan potensi banjir rob yang diprediksi di Pantai Utara Jakarta, Banten, dan Pantura Jawa Barat jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

“Untuk periode mendekati Nataru, rob diprediksi terjadi di Pantai Utara Jakarta, Banten, dan Pantura Jawa Barat."

"Ini mohon menjadi perhatian terkait ancaman banjir rob pada periode mendekati Nataru,” ucap Faisal Fathani dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah pada Senin (1/12/2025).

Baca juga: BMKG Rilis Daftar Lokasi yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob, Berlaku Mulai 1 hingga 15 Desember 2025

Ia mengatakan, fenomena rob ini berkaitan dengan peredaran bulan. Termasuk fase perigee, bulan purnama pada 4 Desember, dan bulan baru pada 20 Desember, yang memicu kenaikan muka air laut.

Pramono Ingatkan Mitigasi Banjir Rob

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, puncak banjir rob diperkirakan terjadi Jumat (5/12/2025) besok.

“Seperti sekarang ini, hari ini tanggal 4, dari kemarin saya sudah mendapatkan data dan saya sudah menyampaikan ke publik bahwa banjir rob akan terjadi, dan terjadi hari ini."

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas