Pelaku Perusakan dan Pembakaran di Kalibata Diduga Ada 100 Orang
Polisi sebut penyerangan di kalibata dilakukan hingga 100 orang. Polres Metro Jakarta Selatan pun tengah melakukan penyelidikan
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Febri Prasetyo
Ringkasan Berita:
- Polisi menyelidiki dua kasus sekaligus: pengeroyokan dua mata elang (matel) serta pembakaran warung, mobil, dan motor oleh massa yang diduga kelompok matel.
- Kapolres Jaksel menyebut 80–100 orang datang melakukan aksi balasan dan merusak warung-warung di sekitar lokasi pengeroyokan.
- Polisi masih mengidentifikasi asal kelompok massa tersebut dan menegaskan penyelidikan dilakukan secara maksimal.
TRIBUNNEWS.COM - Polisi menyelidiki kasus pengeroyokan terhadap mata elang (matel) atau debt collector atau penagih utang di kawasan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025) sore.
Tak hanya itu, pihak kepolisian juga melakukan penyelidikan mengenai pembakaran warung makan oleh massa yang diduga dari kelompok matel.
Bukan hanya warung makan saja yang dibakar, tetapi sebuah mobil dan motor yang terparkir di lokasi kejadian juga turut dibakar.
"Ya, pasti kita akan melakukan proses. Ini kan dua perkara. Perkara pengeroyokan dan perkara pengerusakan," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly, dikutip dari TribunJakarta.com.
Ia menuturkan massa yang melakukan perusakan dan pembakaran mencapai 100 orang.
"Akibat dari (pengeroyokan) itu, yang korban ini mempunyai teman-teman kurang lebih 80 sampai 100 orang tiba-tiba datang,"
"Sebenarnya kami dari pihak kepolisian sudah mengantisipasi itu,"
"Namun, kekuatan pada saat itu yang tiba-tiba datang kurang lebih 100 orang itu merusak warung-warung yang ada di sekitar tempat ini," ungkap Kapolres.
Ia menambahkan saat ini pihaknya tengah melakukan identifikasi dari kelompok mana yang melakukan perusakan tersebut.
"Jadi kita masih dalam penyelidikan. Kelompok massa itu yang dari mana, nanti kita akan lakukan penyelidikan dulu secara maksimal, baru kita bisa tahu dari mana kelompok itu," ujar Nicolas.
Baca juga: Awal Mula Mata Elang Tewas Dikeroyok hingga Berujung Pembakaran Warung di Kalibata
Berawal dari Pengeroyokan
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengatakan aksi pembakaran ini diduga terjadi setelah ada dua mata elang (Matel) atau debt collector yang dikeroyok sejumlah orang hingga salah satunya meninggal dunia.
Aksi pengeroyokan tersebut dilakukan oleh sejumlah orang di sekitaran warung-warung yang dibakar.
Menurutnya, ada unsur tak terima dalam aksi pembakaran ini.
"Karena ada korban dari teman-teman debt collector ini yang dikeroyok hingga meninggal, mungkin ada perasaan tidak terima, sehingga terjadi pembakaran," ujar Mansur, dikutip dari Wartakotalive.com.
Ia menceritakan pada Kamis sore sekitar pukul 15.30 WIB, ada dua matel yang dikeroyok di depan TMP Kalibata.
Salah satunya meninggal dunia, dan satu lainnya masih dirawat di rumah sakit.
Tak lama setelah itu, datang aksi balasan dengan membakar warung di sekitar lokasi pengeroyokan.
Mansur menuturkan, insiden tersebut sudah merembet ke lingkungan warga sekitar yang tak tahu menahu kejadian.
"Imbasnya ke lingkungan sini yang tidak tahu menahu, karena kejadiannya di jalan dan menurut keterangan saksi hanya spontanitas, jadi resah," kata Mansur.
Kata Pedagang Sekitar Lokasi
Api pada Kamis malam juga membakar kios sate taichan.
Rian selaku pemilik warung sate taichan mengatakan bahwa pada saat hendak membuka kios, ia dikabari ada kerusuhan.
"Saya kurang paham ya (siapa yang melakukan), saya cuman dapat laporan ada rusuh gitu," ujar Rian.
Saat aksi pembakaran, ia hendak membuka kiosnya.
Namun, para karyawannya kabur setelah ada aksi pembakaran.
“Udah mau mulai buka, baru. Anak buah saya juga pada kabur, enggak tahu ke mana," tutur dia.
Baca juga: Warung di Kalibata Dibakar OTK, Polisi Duga Ada Unsur Balas Dendam
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Tak Hanya Selidiki Kasus Pengeroyokan Mata Elang, Polisi Juga Usut Aksi Perusakan di Kalibata dan di WartaKotalive.com dengan judul Mata Elang Tewas Dikeroyok, Warung di Depan TMP Kalibata Hangus Dibakar, Ini Kata Polisi
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJakarta.com, Anna Furqon Hakim)(Wartakotalive.com, Ramdhan L Q)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.