Peringatan Dini Hujan di Jabodetabek Kamis, 18 Desember 2025: Tangerang Waspada, Bogor Siaga
BMKG keluarkan peringatan dini cuaca Jabodetabek pada Kamis (18/12/2025). Sejumlah wilayah diperkirakan mengalami angin kencang seperti Bogor, Depok.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Endra Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) untuk Kamis (18/12/2025).
Dengan adanya peringatan dini diharapkan masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah jika cuaca buruk.
Peringatan dini juga memberi waktu yang cukup bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri sebelum cuaca ekstrem terjadi.
Untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem, kesiapsiagaan sangat penting.
Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang disebabkan oleh air dan cuaca seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta pohon tumbang.
Peringatan dini terbagi dalam tiga level yakni Waspada (hujan sedang-lebat), Siaga (hujan lebat-sangat lebat), serta Awas (hujan sangat lebat-ekstrem).
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang.
Peringatan Dini Hujan di Jabodetabek Kamis, 18 Desember 2025
Wilayah yang masuk level Waspada:
- Kota Tangerang
- Kota Tangerang Selatan
- Kab. Tangerang
Baca juga: Jelang Nataru Kapolri Minta Anak Buahnya Pantau Terus Ramalan Cuaca BMKG
- Jakarta Barat
- Jakarta Timur
- Jakarta Selatan
- Kep. Seribu
- Kab. Bekasi
- Kota Bekasi
- Kota Bogor
- Kota Depok
Wilayah yang masuk level Siaga:
- Kab. Bogor
Wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang adalah:
- Kab. Tangerang
- Kota Jakarta Utara
- Kota Jakarta Pusat
- Kota Jakarta Barat
- Kep. Seribu
- Kab. Bogor
- Kota Depok
Baca juga: Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon Aktif, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem hingga 22 Desember 2025
Guna menjaga keselamatan diri, BMKG memberikan arahan strategis bagi masyarakat sebagai berikut:
- Menghindari lokasi berbahaya
Pastikan Anda menjauhi area terbuka, pepohonan, serta bangunan atau infrastruktur yang kondisinya sudah rapuh ketika terjadi hujan deras yang disertai kilat/petir maupun angin kencang.
- Kewaspadaan bencana hidrometeorologi
Masyarakat diminta untuk terus waspada terhadap ancaman bencana alam seperti banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor.
- Peningkatan kesiapsiagaan diri
Diharapkan masyarakat tetap tenang namun sigap, termasuk dengan memahami rute dan tata cara evakuasi apabila sewaktu-waktu kondisi darurat terjadi.
- Pemantauan data cuaca
Selalu perbarui informasi Anda melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs www.bmkg.go.id, aplikasi infoBMKG, maupun media sosial @infobmkg.
(Tribunnews.com/Mohay)
Baca tanpa iklan