Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasus Kacab Bank BUMN Ilham Pradipta Dilimpahkan ke Kejaksaan

Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara Kepala Cabang Bank BUMN Mohamad Ilham Pradipta (MIP) ke Kejaksaan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kasus Kacab Bank BUMN Ilham Pradipta Dilimpahkan ke Kejaksaan
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
KASUS PEMBUNUHAN - Para tersangka kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank BUMN Cempaka Putih Jakarta Pusat digelandang penyidik di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/9/2025). Polda Metro Jaya mengungkap motif di balik kasus penculikan dan pembunuhan Kepala KCP Bank BUMN Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Muhammad Ilham Pradipta (37). Para pelaku memiliki rencana untuk memindahkan dana dari rekening dormant ke rekening penampungan yang sudah mereka siapkan. Polisi telah menetapkan 15 orang tersangka dari berbagai klaster peran, mulai dari aktor intelektual, pembuntutan, hingga eksekutor lapangan. Kasus ini sebelumnya menyita perhatian publik setelah korban ditemukan tewas di Bekasi, tak lama usai dilaporkan hilang. Tribunnews/Jeprima 

Selanjutnya korban dipukul dua kali sebelum pintu mobil Fortuner hitam ditutup.

Di sana kemudian datang mobil Cayla warna cokelat di mana berisi Kopda Feri bersama sosok yang baru diungkap Sersan Franky.

Sempat berikan uang kepa Erasmus

Dari reka adegan itu pula baru diketahui bahwa Kopda Feri sempat memberikan uang sebesar Rp350 kepada Erasmus dkk untuk membeli peralatan penculikan seperti lakban hitam, handuk kecil, dan beberapa bungkus rokok.

Lakban hitam digunakan untuk menutupi plat nomor kendaraan Avanza putih.

Kopda Feri Herianto lalu menyerahkan uang Rp 45 juta kepada Erasmus Wawo sebagai imbalan atas penculikan terhadap korban.

Uang itu kemudian dibagi kepada lima anggota yang terlibat di mobil Avanza putih. 

Di dalam Fortuner, korban mulai lemah kehabisan energi karena terus dipukuli.

Rekomendasi Untuk Anda

Mobil Fortuner melanjutkan perjalanan menuju arah Cikarang, posisi sopir sempat digantikan David Setia Darmawan.

Sekitar pukul 00.30 WIB, Fortuner menepi di lahan kosong di wilayah Kabupaten Bekasi. 

Korban diturunkan Serka Nasir melilitkan handuk ke leher korban dan menarik tubuhnya keluar, menyeretnya hingga dilemparkan ke tanah. 

Setelah pembuangan usai, mobil para pelaku menuju SPBU untuk berganti pakaian.

Rombongan kemudian berkumpul di sebuah kafe di kawasan Cibubur.

Di sana sudah ada Anton, Dwi Hartono, Rochmat, Johanes Joko, dan Serka Nasir untuk membahas hasil penculikan yang disebut tak berjalan sesuai rencana. 

Dwi Hartono menerima telepon dari Ken yang memberi kabar korban yang mereka culik ditemukan meninggal dan sudah viral. 

Kronologis Peristiwa

Korban Mohamad Ilham Pradipta merupakan kepala cabang bank BUMN di kawasan Cempaka Putih Jakarta Pusat ditemukan tewas usai diculik.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas