H-2 Natal, Stasiun Pasar Senen Mulai Dipadati Penumpang, Porter Bersyukur Kebanjiran Order
Ramainya penumpang jelang libur Nataru ini membawa berkah tersendiri bagi para pemberi jasa angkut barang atau porter di Stasiun Pasar Senen.
Penulis:
Rizki Sandi Saputra
Editor:
Erik S
Ringkasan Berita:
- Stasiun Kereta Api Pasar Senen mulai dipadati penumpang jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dengan ruang tunggu terlihat ramai dan penuh barang bawaan.
- Lonjakan penumpang ini menjadi berkah bagi para porter yang mengaku kebanjiran pesanan sejak libur sekolah.
- PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat peningkatan perjalanan kereta dan penjualan tiket selama masa angkutan Nataru dibandingkan tahun sebelumnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Stasiun Pasar Senen mulai dipadati para calon penumpang yang hendak melakukan perjalanan jarak jauh jelang libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Berdasarkan pantauan reporter Tribunnews.com di Stasiun Pasar Senen, pada Selasa (23/12/2025) pukul 11.50 WIB lalu lalang para penumpang terjadi di pintu masuk stasiun.
Terlihat banyak dari para calon penumpang tidak kebagian duduk di kursi yang berada di ruang tunggu stasiun karena kondisinya yang cukup ramai.
Baca juga: H-3 Natal 2025, Volume Kendaraan Naik Tapi Tak Seramai Nataru Tahun Lalu
Dominan para calon penumpang datang ke Stasiun Pasar Senen secara berkelompok atau berkeluarga.
Mereka juga terlihat membawa barang bawaan seperti halnya tas ransel besar, kardus, hingga koper.
Ramainya penumpang jelang libur Nataru ini membawa berkah tersendiri bagi para pemberi jasa angkut barang atau porter di Stasiun Pasar Senen.
Para porter mengaku mulai kebanjiran orderan sejak anak-anak sekolah mulai libur atau mulai Senin (22/12/2025) kemarin.
Taofik (37) seorang porter mengaku bersyukur dengan kondisi stasiun Pasar Senen dua hari ini, lantaran dirinya menjadi lebih sibuk mengangkut barang bawaan milik penumpang.
"Alhamdulillah banget. Ini sudah mulai rameh, gak seperti hari biasanya ini," katanya sembari tersenyum lebar saat ditemui Tribunnews, di Stasiun Pasar Senen.
Kata Taofik, selama setengah hari ini dirinya sudah berhasil membawa barang bawaan penumpang sampai tiga kali.
Baca juga: Puncak Arus Mudik Nataru 24 Desember, Contraflow dan One Way Disiapkan hingga Imbauan WFA
Dalam sehari penuh, dirinya mengaku bisa membawa atau kedapatan order membawa barang bawaan penumpang hingga 5-6 kali.
"Pokoknya penghasilan kan sekarang pakai aplikasi mas, jadi satu kali bawa itu dihitung Rp38.000, itu dikali 5 aja," ucapnya lagi.
Taofik menyatakan, momen-momen libur panjang seperti halnya Nataru hingga Idul Fitri memang yang paling ditunggu oleh seluruh porter.
Meski dirinya mengaku sedih tidak bisa menikmati liburan bersama keluarga seperti halnya masyarakat kebanyakan, namun dengan melimpahnya rejeki dari hasil kerjanya bisa mengobati rasa sedihnya tersebut.
"Kalau hari libur begini bisa sampai lima kali, kalau hari biasa sih jarang sampai segitu. Alhamdulillah kalau Nataru kebanjiran (order) apalagi kalau besoknya Idul Fitri, kalau hari biasa ya ga sebanyak itu, tapi Alhamdulillah aja," ucap dia.
Baca juga: Puncak Arus Mudik Nataru 24 Desember, Contraflow dan One Way Disiapkan hingga Imbauan WFA