KAI Daop 1 Jakarta Amankan 462 Barang Penumpang Tertinggal Selama Libur Nataru
Sebanyak 462 barang penumpang tertinggal selama masa angkut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Penulis:
Rizki Sandi Saputra
Editor:
Dewi Agustina
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 462 barang penumpang tertinggal selama masa angkut Nataru, 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
- Jenis barang yang paling banyak dilaporkan hilang adalah handphone, sebanyak 28 unit.
- 52,2 persen barang tersebut kata Franoto kini sudah kembali ke tangan pemiliknya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat sebanyak 462 barang penumpang tertinggal selama masa angkut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Adapun ratusan barang yang ditemukan oleh petugas KAI Daop 1 Jakarta itu berada di dalam rangkaian kereta hingga tercecer di area stasiun.
Baca juga: Arus Balik Nataru Didominasi dari Jawa Barat, Tol Jagorawi dan Cipularang Jadi Perhatian Jasa Marga
Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, terhadap pelanggan yang merasa kehilangan barang, untuk segera melapor kepada petugas stasiun atau melalui Contact Center KAI 121 untuk mendapatkan bantuan dan tindak lanjut layanan Lost and Found.
"KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk dalam penanganan barang tertinggal, guna memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan," kata Franoto dalam keterangan resminya, Minggu (4/1/2026).
Dari total barang temuan tersebut, jenis barang yang paling banyak dilaporkan hilang adalah handphone, sebanyak 28 unit.
Selanjutnya, kamera sebanyak 24 unit dan laptop sebanyak 24 unit.
"KAI Daop 1 Jakarta mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu menjaga dan memeriksa kembali barang bawaan sebelum turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun," kata Franoto.
Lebih jauh, Franoto menyatakan, dari ratusan barang yang tertinggal dan diamankan oleh petugas tersebut, masih ada sekitar 47,8 persen yang belum kembali.
Sementara itu, 52,2 persen barang tersebut kata Franoto kini sudah kembali ke tangan pemiliknya.
"52,2 persen barang temuan telah berhasil diambil kembali oleh pemiliknya, sementara 47,8?rang lainnya masih tersimpan dan menunggu proses pengambilan sesuai prosedur yang berlaku," ucap dia.
Franoto meminta kepada para penumpang yang merasa kehilangan barang bawaan saat melakukan perjalanan di masa Nataru tahun ini untuk segera melapor ke petugas KAI Daop 1 Jakarta.
Sebagai informasi, selama masa Nataru 2025/2026 antusiasme masyarakat menggunakan layanan kereta api terbilang tinggi.
Sebab, selama masa Nataru tersebut, jumlah tiket yang terjual mencapai 811.038 tiket dengan keseluruhannya merupakan keberangkatan dari relasi tiga stasiun Daop 1 Jakarta seperti halnya, Bekasi, Gambir dan Pasar Senen.