5 Populer Metropolitan: Oknum Prajurit TNI AL Aniaya Warga hingga Tewas - Arus Balik Libur Nataru
Berikut rangkuman berita populer metropolitan mulai oknum prajurit TNI AL aniaya warga hingga pantauan arus balik libur Nataru.
Penulis:
Endra Kurniawan
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh Kartu Layanan Gratis (KLG) melalui kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) yang digelar hari ini (4/1/2026).
Kartu Layanan Gratis (KLG) adalah kartu khusus yang diberikan kepada 15 golongan masyarakat agar dapat menikmati layanan transportasi umum secara gratis.
Kartu ini dapat digunakan untuk naik Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta dengan sistem non-tunai, sehingga memudahkan mobilitas masyarakat yang membutuhkan.
KLG ditujukan bagi kelompok masyarakat tertentu, seperti lansia, penyandang disabilitas, pelajar penerima bantuan pendidikan, ASN, hingga tenaga sosial masyarakat, sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam menyediakan transportasi publik yang inklusif dan terjangkau.
Kehadiran layanan pendaftaran KLG di ruang publik seperti CFD menjadi bagian dari upaya memperluas akses transportasi umum yang inklusif, ramah, dan mudah dijangkau oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Pada hari ini, Minggu (4/1/26), terdapat dua lokasi HBKB yang melayani pendaftaran KLG, yakni Bundaran HI dengan kuota 150 kartu, serta samping halaman Bank Capitol, Jakarta Selatan dengan kuota maksimal 50 kartu.
Layanan ini dikhususkan untuk pendaftar baru dan kategori LANSIA (usia 60 tahun ke atas) dan disabilitas.
Mengutip dari Instagram @dishubdkijakarta, kartu akan dicetak langsung di tempat bagi pendaftar yang lolos verifikasi.
5. Arus Balik Libur Natal dan Tahun Baru, 96 Persen Kendaraan Sudah Kembali ke Jabodetabek
Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dipastikan hampir rampung.
Korlantas Polri mencatat sebanyak 96 persen kendaraan pemudik telah kembali ke wilayah Jabodetabek, sehingga sisa arus balik dinilai tidak lagi signifikan.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan yang meninggalkan Jakarta selama periode Nataru, saat ini hanya tersisa sekitar 4 persen yang belum kembali.
"Jadi arus balik hari ini tidak terlalu signifikan. Dari traffic counting yang kami pantau, sudah 96 persen kendaraan kembali ke Jakarta,” ujar Agus saat pemantauan arus lalu lintas di kawasan Gadog, Bogor, Minggu (4/1/2026).
Menurut Agus, kondisi lalu lintas baik di jalan tol maupun arteri utama terpantau landai dan terkendali, termasuk di kawasan wisata yang menjadi salah satu titik rawan kepadatan selama libur panjang.
Dengan capaian tersebut, Korlantas Polri menilai parameter penerapan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow maupun one way, tidak terpenuhi. Meski demikian, seluruh skenario tetap disiagakan sebagai langkah antisipasi.
"Parameter-parameter untuk contraflow maupun one way kelihatannya cukup landai. Artinya belum perlu dilakukan karena arusnya terkendali,” jelasnya.
Selain memantau arus balik, Kakorlantas juga menyampaikan hasil evaluasi Operasi Lilin 2025 yang menunjukkan tren positif dari sisi keselamatan lalu lintas.
Berdasarkan analisa dan evaluasi, fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama Nataru mengalami penurunan signifikan.
"Fatalitas korban meninggal dunia turun 27,12 persen. Kurang lebih sekitar 150 jiwa bisa kita selamatkan. Sementara jumlah peristiwa kecelakaan juga turun sekitar 7 persen," ungkap Agus.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi lintas sektor antara Polri, Kementerian Perhubungan, pengelola jalan tol, serta peran aktif masyarakat dalam mendukung kelancaran dan keselamatan berlalu lintas.
Dalam kesempatan itu, Kakorlantas juga memberikan apresiasi kepada Polda Jawa Barat dan Polres Bogor yang melibatkan Supeltas (Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas) di sejumlah simpul jalan dan jalur alternatif menuju kawasan wisata Puncak.
(Tribunnews.com)
Baca tanpa iklan