Kronologi Kecelakaan Motor vs JakLingko di Andara, Pemotor Tewas Alami Luka di Kepala
Pengendara motor tewas tabrakan dengan mikrotrans di Jalan Andara Raya, Jaksel. Polisi selidiki penyebab kecelakaan.
Penulis:
Reynas Abdila
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Seorang pengendara motor berinisial MBA (23) tewas dalam kecelakaan di Jalan Andara Raya, Cilandak, Jaksel, Rabu (4/2/2026) dini hari.
- Motor yang ditumpangi bersama rekannya FF menabrak mikrotrans JakLingko.
- MBA meninggal di lokasi, sementara FF luka dan dirawat di RS.
- Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan serta mengimbau pengendara berhati-hati, terutama pada jam rawan dini hari.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang pengendara motor berinisial MBA (23) meninggal dunia dalam insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Andara Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 04.45 WIB.
Korban diketahui sedang berboncengan dengan rekannya FF (24) saat sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak sebuah mobil mikrotrans JakLingko.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi di lokasi.
Baca juga: Polda Metro Jaya: Jalan Rusak di 1.000 Titik Lebih Penyebab Kecelakaan Mulai Diperbaiki
Kronologi Kecelakaan di Jalan Andara Raya
Menurut Ojo, kecelakaan bermula ketika korban mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi B 3009 UIO, melaju dari arah utara menuju selatan.
Namun, tepat di depan Bakso Andara 354 Mas No Wonogiri, wilayah Cilandak, tiba-tiba muncul kendaraan mikrotrans JakLingko bernomor polisi B 2119 PG yang dikemudikan W (44) dari arah berlawanan, yakni selatan menuju utara.
Benturan keras tak terhindarkan hingga menyebabkan kedua kendaraan terlibat tabrakan dan korban terpental.
“Akibat kecelakaan tersebut korban MBA mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Ojo kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).
Baca juga: 3 Fakta Kecelakaan Sedan BMW Main Bahu Tol Seruduk Jetour T2 Lalu Terbakar
Korban Tewas Dibawa ke RS Fatmawati
Setelah dinyatakan meninggal di lokasi, jenazah MBA kemudian dibawa ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, korban yang dibonceng, FF, mengalami sejumlah luka.
FF dilaporkan mengalami luka pada:
- bagian kepala
- tangan kanan dan kiri
- kaki kiri
Saat ini FF masih menjalani perawatan intensif.
“Korban FF masih dirawat,” kata Ojo.
Baca juga: Melalui TASPEN, Negara Salurkan Manfaat JKK bagi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
“Masih proses lidik,” tegas AKBP Ojo.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, antara lain:
- 1 unit mobil mikrotrans JakLingko B 2119 PG
- 1 lembar STNK kendaraan
- 1 lembar SIM A Umum atas nama pengemudi
- 1 unit sepeda motor Honda Vario B 3009 UIO
Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan dilaporkan mengalami kerusakan akibat benturan.
Imbauan Kepolisian
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada jam-jam rawan dini hari ketika jarak pandang terbatas dan kondisi jalan lebih sepi.