Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

ABH Pelaku Ledakan Bom di SMAN 72 Jakarta Mengaku Sakit Hati dan Dendam Kerap Dikucilkan

Sakit hati dikucilkan, pelajar nekat meledakkan bom di SMAN 72 saat salat Jumat. 96 korban luka, trauma masih membekas hingga kini.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reynas Abdila

Berkas perkara telah dilimpahkan ke kejaksaan dan menunggu dinyatakan lengkap (P21).

“Menunggu P-21 setelah petunjuk jaksa pada P-19 dipenuhi,” ujar Budi.

Pemeriksaan Saksi

Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa 46 saksi anak yang berstatus siswa-siswi sekolah.

Proses pemeriksaan dilakukan bersamaan dengan observasi tim Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor). 

Ayah dan ibu pelaku juga sudah dimintai keterangan, dengan sang ibu diperiksa secara daring karena bekerja di luar negeri.

Sosok Pelaku

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebut pelaku dikenal sebagai siswa tertutup.

“ABH dikenal sebagai pribadi tertutup, jarang bergaul, dan tertarik pada konten-konten kekerasan,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Polisi menegaskan pelaku bertindak sendiri dan tidak terkait jaringan terorisme.

Korban dan Suara Keluarga

Hingga awal Desember, beberapa korban masih menjalani perawatan. Dua siswa dirawat inap, sementara empat lainnya ditangani di RS Islam Cempaka Putih dan RSCM.

Seorang orang tua korban, Indri (46), mengatakan anaknya mengalami luka akibat serpihan benda tajam.

“Syukurlah tidak parah, tapi tetap trauma. Kami berharap kasus ini diusut tuntas,” ujarnya.

Kementerian Kesehatan bersama Bidokkes Polda Metro Jaya membuka layanan konseling trauma bagi siswa, guru, dan keluarga korban untuk membantu pemulihan psikologis.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas