Copet Handphone di Blok M Jakarta Selatan Diburu, Penyidik Telusuri Rekaman CCTV
Viral video pencopetan handphone di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, terekam CCTV. Korban BI melapor ke polisi, kasus kini diselidiki Polres Jaksel.
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Video aksi pencopetan handphone di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, viral di media sosial.
- Korban berinisial BI kehilangan ponsel saat duduk, sementara pelaku yang mengenakan kemeja biru dan topi hitam terlihat santai mengambil barang tersebut.
- Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan dan tengah diselidiki.
TRIBUNNEWS.COM - Beredar viral video aksi pencopetan handphone di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Aksi pelaku terekam kamera CCTV yang terpasang di sudut kawasan yang dikenal sebagai pusat hiburan, belanja, dan kuliner.
Dalam video yang beredar, pelaku terlihat santai mengambil handphone milik wanita yang sedang duduk.
Pelaku mengenakan kemeja berwarna biru serta topi hitam.
Korban tidak menyadari handphonenya telah diambil dan sadar ketika diberitahu pengunjung lain.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menerangkan korban telah membuat laporan kasus pencopetan yang terjadi pada Minggu (8/2/2026) lalu.
"Tim sudah mendapatkan informasi terkait hal tersebut. Saat ini sedang dalam penyelidikan," tuturnya, dikutip dari TribunJakarta.com.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menerangkan kasus tersebut masih ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.
Sejumlah saksi telah diperiksa dan mengamankan rekaman CCTV di sejumlah sudut.
“Dari pelapor juga diminta keterangan, saksi-saksi, serta akan ada analisa olah barang bukti, dalam hal ini ada bentuk kamera jejak jalan (CCTV). Nah ini kami dalami,” jelasnya.
Korban berinisial BI, menjelaskan pelaku sudah mengincarnya karena terlihat mengelilingi lokasi sebelum kejadian.
Baca juga: Viral Kendaraan Mogok Diduga BBM Campur Air di Bogor, Ini Jawaban Pertamina
“Orang itu mengincar kami dari awal. Itu dia sudah stand by dari awal (di foto),” ucapnya.
BI sempat mengejar pelaku, namun tak dapat melakukan penggeledakan karena tak ada bukti.
Ia kemudian meminta rekaman CCTV dan membagikannya di media sosial.
Baca tanpa iklan