Penjual Bunga di Sekitar Vihara Dharma Bakti Glodok Raup Untung Saat Perayaan Imlek
Yani menjajakan bunga di samping pintu masuk Vihara Dharma Bakti yang berlokasi di Glodok, Jakarta Barat. Ia meraup untung saat perayaan Imlek.
Penulis:
Mario Christian Sumampow
Editor:
Adi Suhendi
Ringkasan Berita:
- Raup untung dari penjualan bunga saat momen imlek
- Harga bunga naik saat imlek
- 7 tangkai bunga dihargai Rp 35 ribu
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terpal berwarna biru menjadi atap untuk Yani menjajakan bunga di samping pintu masuk Vihara Dharma Bakti yang berlokasi di Jalan Kemenangan III, Glodok, Jakarta Barat.
Lapak jualan bunga tersebut diperkirakan hanya bisa memuat 5 hingga 10 orang saja.
Di bawah tenda, tangan cekatan menggunting dan merangkai bunga-bunga yang tersusun sesuai jenisnya di ember bekas cat berkapasitas 20 kilogram.
Warna-warni ragam bunga membuat suasana sedikit lebih cerah di kawasan Petak Sembilan yang baru saja diguyur hujan, Senin (16/2/2026).
Di bawah tenda biru itu Yani dan rekan-rekannya melayani siapa saja yang hendak membeli bunga.
Baca juga: Gong Xi Fa Cai Artinya Apa? Ini Penjelasan dan Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2026 yang Benar
Tidak ada yang berbeda dari bunga yang dijual Yani dkk dengan pedagang lainnya.
Memasuki momen Tahun Baru Imlek ini, pembelian bunga yang dijajakan Yani meningkat.
Jika di hari biasa, Yani hanya menjajakan bunganya dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Baca juga: Momentum Imlek dan Ramadan, Harmoni Beragama Dongkrak Ekonomi Kuartal I 2026
Berbeda saat momen Imlek, Yani membuka lapaknya 24 jam penuh mengikuti jam operasional vihara yang buka 24 jam pada H-1 dan dan hari H Imlek.
Di hari biasa, Yani mematok harga Rp 25 ribu untuk satu ikat bunga yang berisi 7 tangkai.
Saat Imlek, harga bunga yang dijajakannya pun berubah.
"Kalau hari biasa kita jual Rp 25 ribu, kalau sekarang kita jual Rp 35 ribu," kata Yani.
Bukan tanpa alasan, Yani menjual harga bunga lebih tinggi.
Dalam momen Imlek, Yani harus berjuang ekstra untuk mendapatkan bunga di Pasar Bunga Rawa Belong, Jakarta Barat.
"Kalau Imlek kan kita di sononya (Pasar Rawa Belong) belanjanya juga susah gitu," ucapnya.
Baca tanpa iklan