Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tewaskan 4 Orang dalam 2 Minggu, Lubang di Jalan Raya Pasar Kemis Tangerang Mulai Ditambal

Sejumlah lubang di Jalan Raya Pasar Kemis yang menghubungkan Kecamatan Cikupa, Pasar Kemis, dan Rajeg mulai ditambal.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Febri Prasetyo
zoom-in Tewaskan 4 Orang dalam 2 Minggu, Lubang di Jalan Raya Pasar Kemis Tangerang Mulai Ditambal
TribunTangerang.com/Nurmahadi
KECELAKAAN - Siswa SMA berinsial CRA tewas karena kecelakaan di Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (13/2/2026). Polisi akan menyelidiki instansi terkait untuk mengetahui unsur pidana atas dugaan kelalaian akibat jalan rusak yang menyebabkan terjadinya kecelakaan di Jalan Raya Pasar Kemis. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah lubang di Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, mulai ditambal.
  • Lubang-lubang itu meresahkan warga dan sudah merenggut empat nyawa dalam 2 minggu.
  • Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian penyelenggara jalan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Banten, mulai menambal sejumlah lubang di Jalan Raya Pasar Kemis yang menghubungkan Kecamatan Cikupa, Pasar Kemis, dan Rajeg

Lubang-lubang itu marak dibicarakan lantaran sudah menyebabkan empat pengendara tewas sejak awal Februari 2026 hingga saat ini atau dalam waktu sekitar 2 minggu.

Pada hari Selasa, (17/2/2026), menurut pengamatan Tribun Tangerang, sudah ada sejumlah lubang yang tampak ditambal dengan aspal. Namun, aspal terlihat kembali mengelupas.

Di beberapa titik masih ada lubang. Lubang tampak cukup dalam sehingga bisa membahayakan pengendara, terutama pengendara roda dua.

Di samping itu, ada bagian jalan yang mengalami retak memanjang. Lalu, aspal tambalan yang rusak kembali. Hal tersebut membuat pengendara harus memperlambat lajunya atau menghindar ke sisi lain.

Warga resah

Rekomendasi Untuk Anda

Ahmad Yani, salah satu warga setempat, mengaku resah karena kerusakan jalan itu menyebabkan kecelakaan dan mengganggu aktivitas masyarakat

“Kalau setiap hari seperti ini jalannya rusak, imbasnya selain mengganggu aktivitas warga, ini juga membahayakan. Sudah ada empat orang yang meninggal dunia di jalan ini hanya dalam waktu dua minggu terakhir," kata Ahmad, Selasa, ketika diwawancarai di lokasi.

Dia merasa perbaikan yang hanya berupa tambal sulam tidak bisa menjadi solusi. Menurut Ahmad, jalan yang baru ditambal kembali rusak hanya dalam waktu beberapa pekan kemudian.

"Memang ada perbaikan, tapi itu enggak rata, cuma tambal sulam. Jadi hanya menutup lubang-lubang kecil saja, nanti ujung-ujungnya kalau musim hujan ini paling lama satu bulan udah hancur lagi," kata dia.

Ahmad ingin agar Pemkab Tangerang serius dalam memperbaiki Jalan Raya Pasar Kemis. 

"Soalnya ini kan termasuk kawasan industri, jadi banyak mobil-mobil besar itu lewat. Sehingga harusnya ngecornya itu juga pakai beton yang bagus," ucap Ahmad.

Baca juga: Warga Tulungagung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak, Pemkab Janji Perbaiki Maret

Encih Saputri, warga lain, mengatakan Jalan Raya Pasar Kemis belum mendapat perbaikan total selama tiga tahun.

"Seinget saya terakhir kali perbaikan itu tahun 2023 kalau tidak salah, dan itu juga karena ada pelebaran jalan. Kalau yang di bagian tengah (jalan) itu dari dulu cuma ditambal-tambal aja," kata Encih.

Ibu dengan dua anak itu sering merasa cemas saat melewat jalan rusak tersebut, terutama setelah ada empat korban tewas.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas